Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Hiburan

Billy Joel Terpaksa Pensiun Manggung Karena Penyakit Langka

Billy Joel Terpaksa Pensiun Manggung Karena Penyakit Langka
Billy Joel. (Instagram)
Minggu, 25 Mei 2025 20:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Panggung dunia kini kehilangan salah satu cahaya paling bersinar dalam dunia musik. Billy Joel, penyanyi legendaris yang telah menorehkan jejak panjang sejak era 1970-an, secara resmi menghentikan seluruh jadwal tur konsernya yang telah berjalan lebih dari satu dekade.

Bukan karena usia, bukan pula karena kehilangan semangat, melainkan oleh sebuah kondisi medis langka: normal pressure hydrocephalus (NPH).

Diagnosa ini menjadi pukulan mendalam, bukan hanya bagi Joel pribadi, tetapi juga bagi jutaan penggemarnya yang selama ini menjadikan lagu-lagu seperti Uptown Girl, Piano Man, dan Vienna sebagai bagian dari hidup mereka.

Tur "In Concert" yang semula akan terus berlanjut hingga 2026 bersama nama-nama besar seperti Rod Stewart, Sting, dan Stevie Nicks kini resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah gejala gangguan pendengaran, penglihatan, dan keseimbangan semakin memburuk akibat intensitas panggung yang tinggi.

Joel, yang dikenal bukan hanya sebagai penyanyi tapi juga penulis lagu jenius, menyampaikan permohonan maafnya kepada para penonton. Namun di balik permintaan maaf itu, tersirat sebuah pesan lebih dalam: bahwa bahkan ikon pun perlu waktu untuk pulih, dan bahwa warisan tak harus selalu dibuktikan di atas panggung.

“Billy bersyukur atas perawatan medis yang luar biasa dan berkomitmen penuh untuk memprioritaskan kesehatannya,” tulis pernyataan resmi yang dirilis manajemennya.

Kini, konser berhenti. Sorotan lampu padam. Tapi lagu-lagunya terus mengalun, menembus generasi, sebagai bukti bahwa Billy Joel telah, dan akan selalu, menjadi legenda yang tak tergantikan. ***

wwwwww