Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Voli

Proyek Raksasa Jadi Bukti, Indonesia - China Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

Proyek Raksasa Jadi Bukti, Indonesia - China Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan pengusaha asal China pada pertemuan bisnis Indonesia-China yang juga dihadiri oleh Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, di Jakarta, Sabtu (25/5/2025) malam. (antara/ho-tim media presiden prabowo subianto)
Minggu, 25 Mei 2025 10:55 WIB

JAKARTA – Sejumlah proyek strategis berskala besar menjadi bukti nyata hubungan ekonomi yang kuat antara Indonesia dan Tiongkok. Dari jalur Kereta Cepat Jakarta–Bandung hingga kawasan industri hilirisasi nikel, kolaborasi kedua negara menunjukkan hasil yang signifikan dan berdampak luas bagi pertumbuhan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kemitraan dengan Tiongkok dalam berbagai bidang. Dalam pertemuan bisnis Indonesia–China di Jakarta, Sabtu malam (24/5/2025), Presiden mengajak para pengusaha asal Negeri Tirai Bambu untuk terus memperkuat investasi mereka di Tanah Air.

“Proyek-proyek besar yang sudah berjalan menunjukkan bahwa Indonesia dan Tiongkok mampu menciptakan kerja sama yang produktif. Ke depan, kami mengundang lebih banyak investasi di bidang teknologi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden juga menekankan bahwa kerja sama ekonomi yang dibangun tidak semata berorientasi pada angka perdagangan, tetapi harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mempercepat transformasi ekonomi nasional.

China kini menjadi mitra dagang terbesar Indonesia, dengan nilai perdagangan yang telah mencapai lebih dari 130 miliar dolar AS per tahun. Selain perdagangan, Tiongkok juga berperan penting dalam pengembangan industri berbasis hilirisasi, yang menjadi fokus utama Indonesia dalam meningkatkan daya saing.

“Kami ingin memastikan bahwa investasi yang masuk mampu menggerakkan sektor strategis dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Prabowo.

Ia juga mengajak pengusaha Indonesia untuk melihat Tiongkok sebagai mitra dalam penguatan kapasitas produksi dan ekspansi ke pasar global.

“Ini bukan sekadar soal modal, tapi juga soal kemitraan jangka panjang untuk membangun masa depan bersama,” tegas Presiden. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Voli, Metropolitan, Ekonomi, Basket
wwwwww