Operasi Gabungan TNI-Polri-Satpol PP Respons Keluhan Warga Soal Parkir dan Ketertiban Umum
![]() |
| Petugas gabungan kembali mengamankan empat orang juru parkir liar di sejumlah titik di Kalideres, Jakarta Barat. |
JAKARTA – Empat juru parkir liar (jukir) diamankan petugas gabungan di sejumlah titik rawan di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, dalam operasi penertiban pada Kamis (29/5/2025). Operasi ini juga menertibkan atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipasang sembarangan dan menyalahi aturan.
Kapolsek Kalideres, Kompol Arnold Julius Simanjuntak, menyebut titik operasi mencakup lokasi-lokasi strategis yang kerap dikeluhkan warga karena aktivitas parkir liar.
“Lokasi yang disisir meliputi area depan RS Hermina, Perumahan Daan Mogot Baru, lahan kosong di samping RS Mitra Keluarga Kalideres, dan depan Pasar Hipli Semanan. Empat jukir liar kami amankan,” ujar Arnold.
Tak hanya soal parkir, petugas juga mencopot tiga bendera ormas yang terpasang tidak sesuai ketentuan. Atribut tersebut ditemukan di area Terminal Bus Kalideres dan di depan jembatan Hipli, Semanan.
Sebanyak 23 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP dilibatkan dalam kegiatan ini. Arnold menegaskan, operasi ini merupakan bentuk nyata dari respons cepat aparat terhadap keresahan masyarakat.
“Warga sudah banyak mengeluhkan pungutan liar dan kesemrawutan di ruang publik. Penertiban ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan operasi serupa secara berkala untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas dari aksi premanisme atau penguasaan lahan publik oleh pihak tak bertanggung jawab.
“Tidak boleh ada yang merasa punya hak seolah-olah atas fasilitas umum. Kami akan terus hadir di lapangan untuk memastikan ruang publik benar-benar milik bersama,” tegas Arnold. (ant)
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Badminton, Ekonomi, Beladiri, DKI Jakarta |













