Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jessyca Emilia, Termuda dengan Semangat Membara

Jessyca Emilia, Termuda dengan Semangat Membara
Jessyca Emilia. (PB Ikasi)
Rabu, 04 Juni 2025 17:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tak pernah terbayangkan Jessyca Emilia bisa terpilih memperkuat Timnas Anggar Indonesia yang bakal tampil di Kejuaraan Anggar Senior Asia 2025 di Hotel Westin Bali, 17-23 Juni 2025. Jess, panggilan karibnya, merupakan atlet termuda yang menghuni skuad Merah Putih.

Gadis berusia 17 tahun ini tercatat sebagai siswi SMA Negeri Olahraga Malang. Dia merupakan peraih medali perunggu Individu Epee/Degen Putri Kejurnas Anggar Manado 2024

"Rasanya sangat senang pastinya ya dan juga bangga sama diri sendiri bisa mewakili nama dan juga Bendera Negara kita (Indonesia)," kata Jess yang lahir di Malang, Jawa Timur, 13 Februari 2008 saat dimintai komentarnya.

Meski turun di kelompok senior, Jess tidak merasa minder. Bahkan, semangat Jess membara bisa berhadapan dengan atlet anggar Asia yang sudah memiliki prestasi internasional.

"Saya semakin bersemangat karena bisa berhadapan dengan atlet anggar Asia yang permainannya sangat indah. Dan, saya akan menggali pengalaman berharga sehingga bisa meraih prestasi lebih baik ke depan," kata Jess yang mengenal olahraga anggar sejak kelas 6 Sekolah Dasar.

"Pertama kali saya bermain anggar yaitu pada saat saya masih duduk dibangku kelas 6 SD, waktu itu saya diajak oleh guru olahraga untuk mengikuti pelatihan anggar, saya yang dasarnya sudah tertarik sama olahraga jadi saya mau," kenangnya.  ***

wwwwww