Jepang Raih Emas Ketujuh, Kyosuke: Diluar Dugaan
![]() |
| Menpora Dito dan Amir Yanto foto bersama juara beregu floret putra Kejuaraan Anggar Asia 2025. (PB Ikasi) |
Penulis: Azhari Nasution
Sebelumnya di semifinal Jepang harus berjuang keras untuk menyisihkan Hongkong China 45-43. Sedangkan China menyisihkan Chinese Taipei 45-40.
Ini menjadi emas ketujuh Tim Negeri Matahari Terbit dalam kejuaraan bergengsi yang diikuti 840 atlet dari 27 negara itu. Ini juga menjadi emas terakhir Jepang yang menjadi juara umum karena dalam nomor degen beregu putri timnya terhenti di semifinal ditaklukkan Korea Selatan dengan skor 27-45.
Meskipun demikian, Jepang mampu meraih lebih dari separoh total 12 medali emas yang diperebutkan dari senjata floret, sabel dan degen perseorangan serta beregu putra-putri.
“Saya bangga mampu mempersembahkan emas dari degen beregu putra ini. Apalagi ini menambah emas kami menjadi 7. Hasil yang memang diluar dugaan kami,” kata Kyosuke Matsuyama kepada wartawan usai pertandingan final.
Matsuyama mengaku, dia bersama Yudai Nagano, dan Kazuki Iimura bisa bermain lebih mudah di final dibandingkan saat semifinal melawan Hongkong Chine. Waktu itu Hongkong memberikan perlawanan yang ketat.
“Tetapi China juga merupakan tim yang tangguh sehingga mampu melaju ke final. Jadi meskipun kami meraih banyak emas namun peta kekuatan tetap tidak berubah. Ini menjadi tantangan kami untuk lebih baik lagi ke depan,” ujar Matsuyama.
Dia mengatakan, setelah kejuaraan ini, Tim Jepang bersiap menghadapi Kejuaraan Dunia 2025 di Georgia, Juli mendatang. Matsuyama menyatakan, dia dan kawan-kawannya akan berusaha meraih emas juga. Jika itu terwujud akan menjadi bekal yang baik dalam menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028.
Menyinggung tentang kejuaraan Asia kali ini, Matsuyama menyatakan sangat terkesan. Bukan saja karena pelayanan dan fasilitas yang diberikan sangat bagus tetapi dia juga menyebut masyarakat Bali ramah dan alamnya indah.
“Di sini banyak orang Jepang sehingga saya merasa seperti di negera sendiri.” **
| Kategori | : | Non Olympic, Sepakbola, Bali |













