Korsel Patahkan Laju Jepang, China Petik Emas Beregu Degen Putri
![]() |
| Beregu Degen Putri Jepang. (PB Ikasi) |
Penulis: Azhari Nasution
Namun sukses Korsel menjebol kekuatan Jepang yang telah merebut lima (5) dari enam (6) emas beregu justru tidak berbuah emas dan bahkan gagal mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu.
Emas akhirnya dipetik China yang mengalahkan Hongkong China 45-31 pada semifinal di Bali International Convention Centre, The Westin Resort, Nusa Dua, Badung, Bali.
China yang menempati unggulan utama menundukkan unggulan dua Korsel dengan skor 41-38 sekaligus membalas kekalahannya di final Kejuaraan Asia tahun lalu.
Ini menjadi emas kedua China dalam kejuaraan yang diikuti 840 atlet dari 27 negara setelah berjaya di nomor degen perseorangan putra melalui Wang Zijie.
China sama dengan Korsel meraih dua emas namun unggul dalam perak dan perunggu sehingga menempati posisi kedua klasemen perolehan medali Kejuaraan Anggar Asia 2025.
Secara total China meraih 2 emas, 5 perak dan 4 perunggu. Korsel di peringkat tiga dengan 2–3 –2. Posisi puncak klasemen ditempati Jepang dengan 7–2–3. Sedangkan Hongkong China di posisi ke-4 dengan 1–0– 4.
Selanjutnya Singapura mampu menempatkan diri di posisi ke-5 dengan 0 – 1 – 1 mengungguli Kazakhstan di poisi 6 dengan 0 – 1 – 1 dan Uzbekistan di urutan 7 dengan 0 – 0 – 3.
“Kami tentu bangga bisa meraih emas beregu degen putri. Selain ini merupakan emas kedua bagi negara kami juga kami mampu menebus kegagalan di final tahun lalu dari Korea,” kata Manajer Tim China, Ma Xueying usai pertandingan final.
Ma Xueying menyatakan, dengan sukses ini, China selanjutnya akan mempersiapkan diri menunuju Kejuaraan Dunia di Georgia dan mewujudkan impian merebut emas di Olimpiade Los Angeles 2028.
Menyinggung tentang dominasi Jepang pada kejuaraan ini, Ma Xueying mengakui, Jepang sangat maju saat ini karena menggunakan pelatih dari Prancis sejak lama. Tentu ini akan membuat persaingan semakin ketat baik di Asia maupun dunia.
“Ini akan menantang kami untuk bersiap lebih baik lagi sehingga di kejuaraan dunia akan mendapat hasil membanggakan. Termasuk juga di olimpiade,” ujarnya.
Hal senada dikatan oleh bintang tim China Yu Sihan. Dia mengaku bangga akhirnya bisa merebut emas dengan mengalahkan Korsel.
“Namun kami tidak akan lengah karena persaingan ke depan tentu akan lebih ketat. Ini tantangan besar yang harus dihadapi. Karena kami memiliki target meraih hasil yang lebih baik di olimpiade,” katanya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, Bali |













