Kluivert Dinilai Jadi Harapan Baru Timnas Tembus Piala Dunia, Presiden LALIGA Dukung Langkah Indonesia
![]() |
| Presiden LALIGA atau Liga Spanyol Javier Tebas dalam wawancara eksklusif yang dihadiri ANTARA di Singapura, Senin (23/6/2025). (antara/zaro ezza syachniar) |
JAKARTA – Presiden LALIGA, Javier Tebas, menyampaikan dukungannya terhadap perjalanan timnas Indonesia di bawah pelatih anyar Patrick Kluivert. Ia percaya, sosok mantan bintang Barcelona itu mampu membawa Garuda menembus Piala Dunia 2026.
“Saya mengenal Patrick sejak lama. Dia pelatih hebat dan saya yakin dia akan berusaha maksimal untuk membawa timnas Indonesia sejauh mungkin,” ujar Tebas saat diwawancara di Singapura, Senin (23/6/2025).
Kluivert resmi ditunjuk sebagai pelatih Indonesia awal tahun ini, menggantikan Shin Tae-yong. Dalam empat pertandingan awalnya, Kluivert mencetak dua kemenangan dan dua kekalahan—hasil yang cukup untuk membawa timnas lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di mata Tebas, Kluivert bukan sosok asing. Ia menyaksikan sendiri kiprah Kluivert saat memperkuat Barcelona antara 1998 hingga 2004, mencetak 122 gol dan memberikan 62 assist dalam 257 pertandingan. Di musim pertamanya, ia sukses membantu Blaugrana meraih gelar Liga Spanyol.
Kini, Indonesia menatap putaran keempat kualifikasi Piala Dunia setelah finis di posisi keempat Grup C dengan 12 poin. Babak ini akan digelar mulai Oktober mendatang di dua negara: Qatar dan Arab Saudi.
Enam tim akan dibagi dalam dua grup yang masing-masing diisi tiga negara. Juara grup berhak lolos langsung ke Piala Dunia, sedangkan peringkat dua masih harus melalui satu tahap tambahan. Undian fase ini dijadwalkan pada 17 Juli.
Tebas menyebut, perjalanan Indonesia masih panjang, namun peluang terbuka jika seluruh elemen terus konsisten. “Saya dukung Kluivert dan timnas Indonesia. Semoga mereka bisa mencatat sejarah,” katanya. (ant)
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Nasional, Sepakbola, Basket, DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat |












