Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

HKI Hadirkan Rest Area Tol Bernuansa Minang sebagai Ikon Baru Sumatera Barat

HKI Hadirkan Rest Area Tol Bernuansa Minang sebagai Ikon Baru Sumatera Barat
Kamis, 17 Juli 2025 19:54 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PADANG – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas budaya lokal. Ini diwujudkan melalui selesainya pembangunan dua rest area tipe A di Jalan Tol Padang-Sicincin, yang mengusung arsitektur rumah gadang khas Minangkabau.

Rest area tersebut selesai dibangun pada akhir Juni 2025 dan terletak di STA 23+000 untuk masing-masing arah, jalur A dari Padang ke Sicincin, dan jalur B dari Sicincin ke Padang. “Progres pembangunannya sudah 100 persen. Kami menghadirkan desain yang tidak hanya megah, tapi juga sarat makna budaya,” ujar Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya.

Bangunan food court menjadi daya tarik utama, dengan desain neo vernacular yang menggabungkan unsur modern dan tradisional. Atap gonjong yang menjulang tinggi serta detail ornamen Minang seperti sirip ikan, dada kelelawar, dan ukiran khas dibuat langsung oleh tangan pengrajin lokal, menjadikannya simbol kebanggaan masyarakat Sumatra Barat.

Rest area ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti masjid, toilet umum dan difabel, klinik, bengkel, kantor pengelola, tempat pengolahan limbah, satu minimarket, serta ruang usaha untuk 16 tenant UMKM. HKI juga menyiapkan lahan untuk pengembangan SPBU agar layanan semakin lengkap.

Di jalur A, disediakan lahan parkir untuk 212 kendaraan golongan I dan 57 kendaraan golongan II sampai V. Sementara di jalur B, kapasitas parkir mencakup 213 kendaraan golongan I dan 59 kendaraan golongan II hingga V.

“Ini bagian dari misi kami untuk menghadirkan infrastruktur yang relevan dengan karakter lokal, sekaligus mendukung perkembangan ekonomi masyarakat setempat melalui keterlibatan UMKM dan tenaga kerja lokal,” urai Aditya.

Rest area di Tol Padang-Sicincin ini menjadi bagian penting dari strategi pengembangan jaringan Tol Trans Sumatera. Sejak dioperasikan Mei 2025, tol ini tidak hanya mempercepat mobilitas masyarakat dan logistik, tetapi juga membuka ruang promosi budaya, pariwisata, dan produk lokal.

HKI saat ini terus bergerak menyelesaikan proyek-proyek lainnya, termasuk Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, berbagai seksi di ruas Palembang-Betung dan Betung-Jambi, serta proyek-proyek non-JTTS seperti Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Tol Cikampek Selatan. ***

wwwwww