Maman dan Tias Tono Sebut Liga Jakarta U 17 Jalur Menuju Timnas
Penulis: Azhari Nasution
Maman dan Tiastono saat berbincang dengan Taufik Jursal Effendi dan wartawan senior Yon Moeis. (Foto:ligajkt-u17)Tias Tono, skuad Timnas Indonesia yang sukses meraih medali emas pada SEA Games 1987 dan Maman yang sukses memperkuat Pasukan Merah Putih meraih emas pada SEA Games Manila 1991 itu terlihat enjoy menjalankan tugas sebagai Talent Scouting Liga Jakarta U 17 Piala Gubernur DKI Jakarta 2025. Ibaratkan penggemar Iwan Fals ketika mendengarkan album Sore Tugu Pancoran yang dirilis tahun 1985 itu.
Baik Maman maupun Tias Tono sangat bersemangat ketika membicarakan Liga Jakarta U 17 yang kini sudah menggelar 137 pertandingan. Mereka menyebut Liga Jakarta U 17 yang tercatat satu-satunya kompetisi penuh pemain muda di Tanah Air tersebut merupakan jalur benar menuju Timnas Indonesia.
“Saya senang dapat kepercayaan menjadi Talent Scouting di Liga Jakarta U 17. Karena, ini merupakan jalur yang benar bagi pemain-pemain muda untuk bisa menembus Timnas Indonesia. Di sinilah mereka punya kesempatan menambah jam terbang dan mengasah kemampuan,” kata Maman.
“Ya, kami senang dengan tugas ini,” timpal Tias Tono.
Selama bertugas, Maman dan Taufik sudah menjaring 50 pemain dari kompetisi yang dibuka secara resmi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini. Namun, keduanya, mengaku masih banyak menemukan pemain-pemain yang cukup berkualitas. “Kita masih terus memantau ada beberapa lagi pemain yang performanya semakin meningkat. Usai putaran pertama ini, mereka akan kita panggil untuk bisa mengikuti seleksi nanti,” jelasnya.
Apa yang disebut Maman itu diamini Tias Tono. “Memang sudah mulai bermunculan pemain muda di luar 50 pemain terpilih. Mereka terus kita pantau karena cukup memenuhi kriteria yang kita inginkan,” katanya.
Apa yang dilakukan Maman dan Tias Tono ini dalam upaya menjaga reputasi sekaligus memberikan yang terbaik. “Kami ingin ada sistim promosi dan degradasi. Mereka yang terpilih akan diseleksi lagi. Yang pasti, kita ingin menentukan 25 pemain terbaik dari yang terbaik di putaran pertama Liga Jakarta,” ungkap Maman.
Meski sudah terpilih 25 pemain terbaik dari yang terbaik, kata Maman, posisi mereka bisa saja terdegradasi. Pasalnya, keduanya akan kembali menjaring pemain di putaran kedua Liga Jakarta. “Di putaran kedua nanti kan ada pemain-pemain muda baru. Itu akan kita pantau. Mereka yang terpilih nanti akan bersaing dengan 25 pemain terbaik di putaran pertama. Yang pasti, kita ingin mendapatkan 25 pemain muda terbaik dari terbaik yang tampil di Liga Jakarta U 17,” tutupnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta |












