Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemkot Jaksel Optimalisasi Upaya Cegah Banjir di Kawasan Kemang

Pemkot Jaksel Optimalisasi Upaya Cegah Banjir di Kawasan Kemang
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar didampingi Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo memimpin kerja bakti di kawasan Kemang. (Ist)
Minggu, 20 Juli 2025 09:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) setempat melakukan pengerukan Kali Krukut di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru dan Mampang Prapatan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, pengerukan Kali Krukut hari ini dibarengi dengan kerja bakti membersihkan saluran di Jalan Kemang Raya.

 
"Hari ini kita kerahkan sekitar 500 personel gabungan dari unsur Pasukan Biru, Pasukan Oranye, Pasukan Kuning, jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup hingga Gulkarmat," kata Anwar, Minggu (20/7/2025).
 
Anwar menjelaskan, penanganan banjir terkendala banyaknya bangunan yang mengokupasi area bantaran kali. Sehingga, juga menyulitkan alat berat untuk melakukan pengerukan.
 
"Kami tentu ingin area kiri dan kanan kali bisa dibangun jalan inspeksi. Namun, hal ini perlu koordinasi lanjutan, termasuk dengan pemerintah pusat dan sosialisasi kepada warga," ujarnya.
 
Anwar memaparkan, upaya mengatasi genangan dan banjir di Jakarta Selatan juga dilakukan dengan gerakan menabung air, normalisasi saluran, hingga pembuatan jacking.
 
"Kita akan terus memperbanyak sumur resapan atau drainase vertikal dengan kedalaman berkisar 28 sampai 30 meter," bebernya.
 
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo menambahkan, untuk pengerukan Kali Krukut di kawasan Kemang dlakukan sepanjang 292 meter. Kemudian, untuk pengerukan saluran di Jalan Kemang Raya dilakukan sepanjang sekitar 2.050 meter secara manual.
 
"Untuk pengerukan Kali Krukut kami mengerahkan dua ekskavator amphibi dan satu unit jenis long arm. Pengerukan ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan," ucapnya.
 
Menurut Santo, pengerukan sedimen lumpur dan sampah dilakukan hingga berkedalaman sekitar satu meter.
 
"Sebanyak 20 unit dump truck kita kerahkan untuk pengangkutan sedimen lumpur dan sampah," imbuhnya.
 
Santo berharap, dengan pengerukan Kali Krukut dan pembersihan saluran di Jalan Kemang Raya akan dapat mencegah potensi terjadinya genangan maupun banjir.
 
"Kami terus melakukan upaya untuk mencegah terjadinya genangan maupun banjir, termasuk di kawasan Kemang. Kita juga akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait," pungkas Santo. ***

wwwwww