Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Hadapi Persebaya, Van Gastel Sebut Progres Positif Adaptasi PSIM

Hadapi Persebaya, Van Gastel Sebut Progres Positif Adaptasi PSIM
Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel saat memberikan pengarahan. (ileague.id)
Kamis, 07 Agustus 2025 17:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution

YOGYAKARTA – Tim promosi PSIM Yogyakarta akan menjalani laga perdananya di ajang BRI Super League 2025/2026 di kandang lawan. Laskar Mataram akan dijamu Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025) pukul 19.00 WIB.

Ini akan menjadi momen bersejarah bagi PSIM. Pasalnya, kiprah PSIM di kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan kembali dimulai.

Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel menegaskan, progres positif dalam persiapan tim, khususnya upaya adaptasi pemain yang sebelumnya berkompetisi kasta kedua.

“Progres tim yang telah dikerjakan sampai saat ini adalah membuat para pemain yang berasal dari kasta kedua untuk beradaptasi dengan intensitas yang berbeda, karena kita sudah berada di BRI Super League,” kata Van Gastel.

Pelatih asal Belanda ini menyadari benar tantangan berat di BRI Super League 2025/26. Khususnya berkaitan dengan intensitas permainan yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pegadaian Liga 2 2024/25 lalu.

“Karena kita akan punya banyak intensitas tinggi nantinya di Super League, jadi kita akan merubah cara bermain dan berpikirnya untuk beradaptasi di BRI Super League,” jelas Van Gastel lagi.

Kesadaran akan tuntutan fisik, mental, dan teknikal semakin dipertegas melalui sesi latihan bertempo tinggi serta simulasi situasi pertandingan sesungguhnya.

Para pemain didorong agar mampu menjaga konsistensi dan kestabilan performa di tengah ritme laga yang menuntut stamina ekstra.

Van Gastel juga menekankan bahwa menjaga level tanding dan mental kompetisi sangat penting agar PSIM tidak hanya tampil sebagai peserta, tetapi juga mampu bersaing dengan klub papan atas lainnya.

“Yang saya harapkan dari pemain adalah untuk bisa menjaga level intensitas di BRI Super League, untuk tetap stabil,” pungkas Van Gastel.

Tim dengan warna kebesaran biru sendiri baru akan menjalani laga home perdananya pada pekan kedua BRI Super League 2025/2026. 

Pada pertandingan kedua nanti, PSIM akan menjamu Arema FC pada Sabtu (16/8/2025) pekan depan di Stadion Sultan Agung, Bantul. ***

wwwwww