Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Umum

Viral Guru SD Ancam Murid di Pesawaran, Dinas Pendidikan Beberkan Indikasi Gangguan Kejiwaan

Viral Guru SD Ancam Murid di Pesawaran, Dinas Pendidikan Beberkan Indikasi Gangguan Kejiwaan
Sekretaris Dinas Pendidikan Pesawaran, Pradana Utama.
Minggu, 24 Agustus 2025 16:57 WIB

PESAWARAN – Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru SD mengancam muridnya menggegerkan warga Pesawaran, Lampung. Guru berinisial H, pengajar di SDN 5 Negeri Katon dan SD Negeri 5 Kedondong, langsung dinonaktifkan sementara oleh Dinas Pendidikan setelah rekaman berdurasi 30 detik itu viral di media sosial.

Video tersebut telah beredar luas, dibagikan ratusan kali, dan menuai ribuan komentar dari warganet yang mengecam tindakan H. Banyak yang mendesak pihak sekolah dan dinas terkait mengambil sikap tegas demi melindungi psikologis siswa.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pesawaran, Pradana Utama, menyatakan langkah penonaktifan diambil untuk menenangkan situasi sekolah sekaligus memberi ruang penyelidikan.

“Guru yang bersangkutan kami nonaktifkan sementara agar pembinaan berjalan baik dan situasi di sekolah tetap kondusif,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).

Pradana menambahkan, hasil klarifikasi sementara menunjukkan persoalan berawal dari miskomunikasi antara guru dan murid. Namun, pihaknya tetap menekankan perlunya pembinaan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Dalam pemeriksaan lanjutan, H juga disebut terindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Dinas Pendidikan kini menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Pesawaran dan akan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi H.

“Kami menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat serta rekomendasi medis terkait kondisi kejiwaan yang bersangkutan,” jelas Pradana.

Meski kasus ini menimbulkan kehebohan publik, kegiatan belajar di sekolah tetap berjalan normal. Murid yang terlibat dalam insiden tetap melanjutkan pendidikan, sementara Dinas Pendidikan menegaskan akan memberikan pendampingan baik untuk siswa maupun guru di wilayah tersebut. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Umum, Beladiri, DKI Jakarta, Lampung
wwwwww