Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PERBATI Apresiasi Petinju Berprestasi, Ray Zulham: Jangan Berpuas Diri dan Terus Tingkatkan Prestasi

PERBATI Apresiasi Petinju Berprestasi, Ray Zulham: Jangan Berpuas Diri dan Terus Tingkatkan Prestasi
Ketua Umum PERBATI, Ray Zulham Farras Nugraha bersama petinju. (PB PERBATI)
Rabu, 27 Agustus 2025 23:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI), Ray Zulham Farras Nugraha meminta seluruh petinju Indonesia jangan pernah berpuas diri dengan prestasi yang dicapai pada penampilan perdana di ajang event internasional bertajuk Taipei City Cup International Boxing Tournament 2025.

Memang ini merupakan awal langkah yang baik. Namun, Ray Zulham Farras Nugraha tetap mengingatkan petinju Indonesia yang akan terpilih memperkuat Kontingen Indonesia yang akan dihadapkan dengan persaingan ketat pada SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand, 10-19 Desember 2025 nanti. 

“Jangan pernah berpuas diri atas prestasi yang telah dicapai, tetapi terus tingkatkan latihan dan jalankan seluruh program yang telah disusun pelatih sehingga bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi. Perlu diketahui bahwa persaingan di SEA Games 2025 nanti bakal ketat apalagi cabang olahraga tinju menjadi andalan tuan rumah Thailand,” kata Ray Zulham Farras Nugraha dalam acara pemberiaan apresiasi terhadap petinju berprestasi pada Taipei City International Boxing Tournament 2025 di Restoran Pelataran Hutan Kota Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Dalam upaya meningkatkan prestasi petinju Indonesia, kata Ray, panggilan karibnya, PERBATI akan mengirimkan petinju untuk menjalani trainning Camp (TC) di Vietnam dan Uzbekistan pada awal September mendatang.

“Mereka butuh sparring dengan petinju berkualitas agar bisa lebih matang saat tampil di SEA Games nanti. Makanya, kita akan memberangkatkan mereka untuk menjalani TC di Vietnam dan Uzbekistan,” tegasnya.

Pada SEA Games ke-33, cabang olahraga tinju memperebutkan 17 medali emas dengan mempertandingkan 9 kelas putra dan 8 kelas putri. Namun, Ray, pangilan karibnya, hanya menyebut Indonesia akan mengirimkan 13 kelas meskipun mendapatkan kuota 16 kelas.

“Kita hanya menurunkan petinju di 13 kelas saja dan nama-namanya akan diumumkan nanti. Yang pasti, mereka yang terbaik pasti akan masuk dalam Kontingen Indonesia,” tegasnya.

Terkait target di SEA Games ke-33 Thailand, Ray enggan bicara muluk-muluk, ”Satu medali emas saja itu sudah bagus.”

Seperti diketahui, di Taipei City Internastional Boxing Tournament 2025, Indonesia sukses merebut 6 medali. Terdiri dari tiga medali emas disumbangkan Nila Maharani (kelas bulu putri), Maikhael Robet Muskita alias Muskita (kelas berat ringan), dan Asri Udin (kelas ringan) yang juga meraih gelar petinju terbaik. Lalu, dua perak lewat penampilan  Israellah A B Saweho (kelas minimum putri) dan Aldom Sugoru (kelas bantam) serta satu medali perunggu yang diraih Huswatun Hasanah (kelas ringan putri). 

"Kami bangga dengan perjuangan anak-anak di Taipei. Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang konsisten, tinju Indonesia bisa kembali berjaya," tutupnya. ***

wwwwww