Bangun Tinju Indonesia, PERBATI Awali Langkah Gelar Pelatihan Sertifikasi Wasit/Hakim World Boxing
![]() |
| Peserta Program Pelatihan Sertifikasi Wasit/Hakim World Boxing 2025. (Foto: PERBATI) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam upaya membangun tinju amatir Indonesia ke arah yang lebih baik, Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha mulai membangun Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Langkah awal, PERBATI menggelar Program Pelatihan Sertifikasi Wasit/Hakim World Boxing 2025 yang digelar di Hotel Arthotel Jakarta, 25-29 Agustus 2025.
Dengan adanya program ini, Indonesia tercatat menjadi negara pertama yang mendapat rekomendasi mengelar kepelatihan wasit/hakim dari World Boxing. Intruktur World Boxing asal Thailand memberikan materi kepelatihan wasit/hakim kepada 39 peserta terdiri dari 33 wasit/hakim dan enam menjadi National Technical Official (NTO).
"Pengumuman kelulusan akan dilakukan pekan ini. Dan, mereka yang lulus NTO akan menjalani trainning khusus untuk membuat pertandingan dengan standar World Boxing. Ini merupakan langkah awal PERBATI dalam membangun kualitas wasit/hakim untuk mengantarkan tinju amatir Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, " kata Ketua Panitia Pelatihan Wasit/Hakim World Boxing, Muhammad Arisa Putra Pohan di Jakarta, Minggu (31/8/2025).
Tidak hanya sebatas wasit/juri, kata Boy Pohan, panggilan karibnya, PERBATI dalam menjalankan program pembangunan olahraga tinju (Sport and Development Programme) juga akan membangun kualitas atlet, pelatih, dokter, dan perangkat pertandingan.
"Sesuai dengan arahan dari Pak Ray Zulham Farras Nugraha bahwa PERBATI akan membuat tinju Amatir di Indonesia berkembang dari semua aspek," jelas Boy yang juga instruktur pendamping.

Program peningkatan SDM tersebut, kata Boy, akan dilakukan secara bertahap. Terkait pelatih, PERBATI masih menunggu instruktur dari World Boxing yang akan melakukan program kepelatihan pelatih sekaligus sertifikasi.
"Program kepelatihan pelatih World Boxing ini sangat penting dalam membangun kualitas pelatih. Karena, semakin banyak pelatih berkualitas yang lahir maka akan muncul petinju-petinju berkualitas yang bisa meraih prestasi di ajang internasional," jelasnya.
PERBATI, kata Boy, merupakan satu-satunya organisasi tinju amatir yang tercatat menjadi anggota resmi Komite Olimpiade (NOC Indonesia) dan World Boxing. Jadi, PERBATI harus menyiapkan program terbaik untuk bisa mencetak petinju yang mampu bersaing di SEA Games Thailand 2026, Asian Games Nagoya 2026, dan menghadapi kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |












