Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Prabowo Buka Pintu Dialog, Minta DPR dan Pemerintah Dengarkan Kritik Rakyat

Prabowo Buka Pintu Dialog, Minta DPR dan Pemerintah Dengarkan Kritik Rakyat
Presiden Prabowo Subianto saat jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (31/8/2025) ( Biro Pers Sekretariat Presiden)
Minggu, 31 Agustus 2025 19:51 WIB

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memastikan pintu dialog terbuka lebar antara rakyat, DPR, dan pemerintah. Ia menegaskan, semua kritik harus ditampung sebagai bagian dari perbaikan jalannya pemerintahan.

"Saya juga akan meminta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh mahasiswa, tokoh-tokoh dari kelompok yang ingin menyampaikan aspirasi dengan baik dan langsung berdialog," kata Prabowo saat jumpa pers di Istana Kepresidenan, Minggu (31/8/2025). 

Tidak hanya DPR, Prabowo juga memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga menerima aspirasi masyarakat. Menurutnya, setiap masukan rakyat, sekecil apapun, menjadi pijakan penting bagi pemerintah.

Kritik publik yang sempat menyoroti besarnya tunjangan anggota dewan dan kunjungan luar negeri disebutnya sudah ditindaklanjuti. "Saya sudah sampaikan segera dilakukan pencabutan beberapa kebijakan terkait besaran tunjangan dan moratorium kunjungan luar negeri anggota dewan," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengajak masyarakat tetap menjaga keluarga dan lingkungan di tengah kericuhan belakangan ini. Ia mengingatkan agar rakyat tidak terprovokasi oleh isu adu domba.

"Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan, jangan sampai kita terus diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai," serunya.

Prabowo juga menekankan agar aksi demonstrasi tidak disertai perusakan atau penjarahan. Menurutnya, merusak fasilitas publik sama saja dengan menghamburkan uang rakyat yang bersumber dari pajak.

"Kalau merusak fasilitas umum, itu artinya merusak dan menghamburkan uang rakyat," tegasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww