Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Voli

DPR Kritik Wacana Rekrutmen Asing, Danantara Tekankan Perbaikan Tata Kelola Garuda

DPR Kritik Wacana Rekrutmen Asing, Danantara Tekankan Perbaikan Tata Kelola Garuda
Chief Operating Officer BPI Danantara Indonesia Dony Oskaria.
Kamis, 25 September 2025 07:15 WIB

JAKARTA – Isu masuknya eksekutif dari Singapore Airlines untuk menduduki posisi Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk masih menyisakan tanda tanya. Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, menegaskan bahwa yang utama bukanlah siapa orangnya, melainkan arah perubahan besar yang sedang ditempuh.

“Yang harus dilihat bukan itunya menurut saya, tetapi bahwa pemerintah berkeinginan besar melakukan fundamental transformation. Itu yang lebih penting,” kata Dony di Senayan, Rabu (24/9/2025).

Dony menyebut pemerintah akan mencari figur terbaik untuk mengisi kursi kosong di jajaran direksi Garuda. Namun, ia enggan menyebut nama. “Mengenai personelnya tentu kami ingin yang terbaik. Tetapi kan masih belum, nanti dilihat saja perkembangannya,” ujarnya.

Menurut Dony, proses rekrutmen akan dilakukan secara independen dengan mekanisme asesmen. Ia menegaskan bahwa banyak kandidat yang dipertimbangkan, baik dari dalam maupun luar negeri. “Pada intinya, kami ingin memastikan transformasi yang fundamental di industri penerbangan,” tegasnya.

Isu perekrutan asing di tubuh Garuda mencuat saat anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, mempertanyakannya dalam rapat dengan manajemen Garuda Indonesia, Senin (22/9/2025). Ia menilai transparansi diperlukan agar publik mengetahui arah kebijakan perusahaan pelat merah tersebut.

“Kami mendengar akan ada eksekutif dari Singapore Airlines masuk menjadi jajaran direksi Garuda Indonesia, betul tidak? Kalau betul, kenapa harus disembunyikan,” kata Mufti.

Ia mengingatkan bahwa kemampuan manajemen lokal tidak kalah mumpuni. “Sepintar apapun orang asing, kalau tata kelola dan budaya korporasinya masih sama, hasilnya tidak akan berubah. Orang-orang kita juga bagus-bagus,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan pemegang saham utama, yaitu Danantara. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang saham,” jelasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww