Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
1 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
1 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Rakerwil KAHMI Sulteng Rumuskan Peta Jalan Penciptaan Lapangan Kerja

Rakerwil KAHMI Sulteng Rumuskan Peta Jalan Penciptaan Lapangan Kerja
Acara Rakerwil KAHMI Sulteng. (Ist)
Sabtu, 27 September 2025 17:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIGI - Rapat kerja wilayah (Rakerwil) Korps Alumni HMI (KAHMI) Sulawesi Tengah yang digelar di RTH Taiganja, Kalukubula, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (27/9/2025), merumuskan peta jalan (road map) untuk penciptaan lapangan kerja.

"Kader dan alumni HMI untuk bisa membuka lapangan pekerjaan, di tengah bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini," kata Ketua KAHMI Sulteng Andi Mulhanan Tombolotutu saat membuka Rakerwil KAHMI Sulteng. 

Dia menjelaskan saat ini bonus demografi Indonesia, telah mencapai 70 persen usia produktif dari 283 juta penduduk di tahun 2024. "Jangan sampai di usia produktif, tetapi tidak produktif, pada akhirnya akan menjadi beban negara," katanya menegaskan.

Lanjut dia, Indonesia khususnya Sulawesi Tengah memiliki Sumber Daya Alam (SDM) yang melimpah. Tetapi, harus pula disiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. "Yang pula menjadi fokus, penciptaan lapangan kerja untuk pengelolaan SDM, membutuhkan modal, teknologi, keterampilan dan pasar," jelasnya.

Mulhanan meyakini program pemerintah saat ini yakni hirilisasi, kedaulauan pangan hingga kedaulan energi dapat menjadi peluang KAHMI, untuk turut serta ambil bagian menciptakan lapangan kerja. "Tujuan utamanya untuk membuka lapangan kerja," ujarnya.

Kata dia, HMI sebagai organisasi kader, jenjang akhir adalah menyebar dan masuk di berbagai bidamg seperti politisi, akademisi, birokrasi hingga dunia usaha.

"Kecuali dunia usaha, jenjang karir di bidang lain jumlahnya terbatas. Tetapi dunia usaha atau wiraswasta, tidak ada batasan usia produktifitas," katanya

Mulhanan menjelaskan jalan sehat itu merupakan rangkaian dari peringatan Milad KAHMI, sekaligus dirangkaikan dengan Rakerwil KAHMI Sulteng untuk masa bakti 2025-2030 dihadiri oleh pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI di 13 kabupaten dan kota se Sulteng. Rakerwil juga dirangkaikan dengan kegiatan jalan sehat sebagai peringatan Milad ke-59 KAHMI. ***

wwwwww