Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPW Sepakat Aklamasi, Muhamad Mardiono Pimpin PPP 2025-2030

DPW Sepakat Aklamasi, Muhamad Mardiono Pimpin PPP 2025-2030
Muhamad Mardiono
Minggu, 28 September 2025 07:20 WIB
JAKARTA – Muhamad Mardiono terpilih kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masa bakti 2025-2030 melalui aklamasi dalam Muktamar X di Ancol, Sabtu (27/9). Penetapan ini disebut sebagai langkah penyelamatan partai di tengah kondisi darurat.

Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara, menyampaikan seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah sepakat mendukung Mardiono. "Insyaallah kami sudah sepakat dengan seluruh DPW bahwa tadi memang kami sudah ketuk palu dan menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono yang terpilih secara aklamasi," ujarnya.

Amir menegaskan, keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama 30 DPW PPP yang hadir dalam Muktamar X. "Kami ingin menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi dalam Muktamar X yang baru saja kami tetapkan," katanya.

Ketua Umum PPP terpilih, Muhamad Mardiono, menilai mekanisme aklamasi tidak melanggar aturan. "Tidak ada peraturan yang dilanggar dari penetapan ini. Maka proses bisa dipercepat dan kemudian ini kami anggap sebagai penyelamatan dalam kondisi situasi yang sangat darurat," ungkapnya.

Usai penetapan, Mardiono diberi kesempatan menyusun kepengurusan bersama delapan formatur yang terbentuk, terdiri dari lima DPW dan tiga DPP PPP. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:jpnn.com
Kategori:Metropolitan
wwwwww