Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
19 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  e-Sports

Serahkan Bantuan IKM Rp400 Juta, Andre Rosiade Jamin Perantau Minang Hanya Cari Nafkah di Papua

Serahkan Bantuan IKM Rp400 Juta, Andre Rosiade Jamin Perantau Minang Hanya Cari Nafkah di Papua
Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade menemui para perantau asal Minang di pengungsian Distrik Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Kurniawan Fadilah/detikcom)
Minggu, 28 September 2025 11:39 WIB
JAKARTA – Sejumlah perantau asal Minang terpaksa meninggalkan rumah dan kios mereka setelah kericuhan melanda Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Mereka kini mengungsi di Distrik Wamena, Jayawijaya, sambil menanti kepastian untuk bisa kembali melanjutkan kehidupan.

Kondisi itu mendapat perhatian Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade. Ia hadir langsung menemui para perantau pada Minggu (28/9/2025) untuk menyalurkan bantuan senilai Rp400 juta. Bantuan tersebut terdiri dari Rp100 juta dalam bentuk uang tunai dan Rp300 juta untuk membantu membangun kembali kios perantau yang hancur.

"Ini bentuk kepedulian kita sebagai keluarga besar Minang. Memang tidak bisa menyelesaikan semua masalah, tapi setidaknya bisa meringankan beban saudara-saudara kita," kata Andre.

Dalam kesempatan itu, Andre juga menitipkan keberadaan perantau Minang kepada Plh Asisten II Setda Papua Pegunungan, Lukas W Kossay, yang turut mendampinginya. "Warga kami datang ke sini hanya untuk mencari makan, membangun usaha, dan hidup berdampingan. Insyaallah mereka selalu menghormati aturan dan adat setempat," ujarnya.

Andre menegaskan, prinsip perantau Minang adalah menjunjung tinggi etika di tanah rantau. "Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Orang Minang tidak pernah datang untuk membuat masalah," tegasnya.

Lukas merespons dengan menyampaikan permintaan maaf atas musibah yang menimpa para perantau. "Kami minta maaf atas kejadian ini. Nanti kami lakukan pendataan agar bisa ditindaklanjuti dan kami laporkan kepada gubernur," jelasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:e-Sports
wwwwww