Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
9 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Home  /  Berita  /  KONI

Tarik Dolar WNI ke Dalam Negeri, Purbaya Pastikan Tak Ada Instruksi Paksa ke Perbankan

Tarik Dolar WNI ke Dalam Negeri, Purbaya Pastikan Tak Ada Instruksi Paksa ke Perbankan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/9/2025). (foto: inilah.com/vonita betalia)
Selasa, 30 September 2025 22:03 WIB

JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meluruskan kabar yang menyebut dirinya meminta bank-bank pelat merah menaikkan bunga deposito valuta asing (valas) hingga 4 persen. Menurutnya, kebijakan pemerintah dalam menarik dolar milik warga Indonesia (WNI) dari luar negeri tetap berbasis mekanisme pasar, bukan paksaan.

"Kalau saya bilang ke mereka itu bukan perintah saya," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).

Ia menjelaskan, kunjungannya ke sejumlah bank BUMN dilakukan untuk memastikan kebijakan penarikan dolar dijalankan secara wajar. “Saya datang ke BNI untuk make sure mereka tidak memanfaatkan isu ini. Jangan sampai pelemahan rupiah dijustifikasi lalu salahkan Menteri Keuangan,” ujarnya.

Purbaya menegaskan tidak ada kebijakan yang mengarahkan suku bunga deposito valas naik ke level tertentu. “Yang jelas kita enggak akan memberi arah kebijakan yang memaksa mereka menaikkan ke 4 persen. Semuanya harus market based,” tegasnya.

Empat bank milik negara—Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN—memang tercatat telah menaikkan bunga deposito valas. Namun Purbaya menyebut langkah itu murni keputusan internal perbankan.

Instruksi penarikan dolar WNI dari luar negeri merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berharap kebijakan ini bisa memperkuat cadangan devisa, meningkatkan suplai dolar di dalam negeri, serta mendukung pembiayaan proyek strategis nasional.

“Setiap bulan ada banyak sekali dana masyarakat Indonesia yang justru ditaruh di luar negeri. Kalau insentifnya menarik, mereka tidak perlu repot mengirim ke luar,” kata Purbaya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:KONI, DKI Jakarta
wwwwww