Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
14 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

MR DIY dan TCARE Dukung Penanganan Sampah Sejak Dini Lewat Pemberdayaan Komunitas

MR DIY dan TCARE Dukung Penanganan Sampah Sejak Dini Lewat Pemberdayaan Komunitas
Perwakilan dari MR DIY menyerahkan bantuan kebutuhan bank sampah. (Ist)
Selasa, 14 Oktober 2025 09:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR DIY Indonesia) bersama TCARE Foundation meluncurkan program edukasi dan pemberdayaan komunitas bertajuk "Waste to Empower" yang berfokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan bank sampah di wilayah Jabodetabek.

Melalui program ini, MR DIY dan TCARE berharap dapat menciptakan lebih banyak agen perubahan lingkungan yang mampu menularkan semangat pengelolaan sampah berkelanjutan ke komunitas lain di Indonesia.

 
Program ini menjadi langkah nyata dunia usaha dalam memperkuat peran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.
 
Kegiatan peluncuran program yang berlangsung di Kantor Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur diikuti oleh 20 perwakilan pengelola bank sampah. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif selama tiga bulan mengenai manajemen bank sampah, edukasi lingkungan, serta kepemimpinan komunitas.
 
Sebagai bagian dari program, MR DIY turut memberikan bantuan berupa perbaikan sarana, media pembelajaran, dan paket kebersihan untuk memperkuat operasional bank sampah.
 
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup RI, per pertengahan 2024, terdapat 27.361 bank sampah di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut meningkat seiring dengan pelaksanaan program nasional “1 RW 1 Bank Sampah”. Namun, peningkatan jumlah itu perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan kualitas pengelolaan di tingkat komunitas agar dampaknya dapat lebih optimal.
 
Chief Financial Officer MR DIY Indonesia, Rika Juniaty Tanzil mengatakan, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung solusi berkelanjutan di bidang lingkungan.
 
"Kami ingin memastikan bahwa upaya menjaga lingkungan juga memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan komunitas. Melalui kolaborasi dengan TCARE, kami berharap tercipta ekosistem yang tangguh dan inklusif," kata Rika, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).
 
Menurut Rika, selama pendampingan, para pengelola bank sampah tidak hanya mempelajari aspek teknis, tetapi juga cara membangun peran komunitas sebagai penggerak perubahan.
 
Ia berharap, bank sampah dapat berkembang menjadi pusat edukasi, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan. 
 
"Program ini juga menargetkan edukasi pemilahan sampah kepada lebih dari 200 rumah tangga, pemberian 10 hibah inovasi bagi perempuan penggerak lingkungan, serta peningkatan kapasitas operasional bank sampah hingga 30 persen," bebernya.
 
Program Manager TCARE Foundation, Hidayatul Gusra menegaskan, Waste to Empower hadir untuk menumbuhkan keyakinan bahwa komunitas dapat menjadi garda terdepan dalam perubahan lingkungan.
 
"Kami melihat antusiasme luar biasa dari para pengelola bank sampah. Mereka bukan hanya peserta, tetapi calon pemimpin perubahan di lingkungannya," ujarnya.
 
Penyuluh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Kuspriyanto mengapresiasi langkah kolaboratif dari pihak swasta tersebut. 
 
Ia menilai, program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem bank sampah di tingkat komunitas.
 
"Program ini mendukung visi pemerintah untuk menjadikan bank sampah bukan hanya tempat pemilahan, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Dukungan fasilitas dan pengembangan proyek sosial seperti ini sangat dibutuhkan," ucapnya.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Ciracas, Asianti memastikan, program tersebut akan membawa dampak positif di wilayah kerjanya.
 
"Langkah MR DIY dan TCARE ini patut dilanjutkan dan diperluas. Melalui jaringan toko MR DIY yang luas, potensi dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat di banyak tempat," pungkasnya. ***

wwwwww