Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Automotif

Influenza A Merebak, DPR Desak Pemerintah Segera Gencarkan Vaksinasi Flu untuk Warga Rentan

Influenza A Merebak, DPR Desak Pemerintah Segera Gencarkan Vaksinasi Flu untuk Warga Rentan
Ilustrasi (net)
Sabtu, 18 Oktober 2025 14:15 WIB

JAKARTA – Meningkatnya kasus Influenza A di Indonesia membuat Ketua DPR, Puan Maharani, angkat bicara. Ia mengingatkan pemerintah agar tidak menganggap enteng wabah penyakit musiman ini dan segera mengambil langkah antisipatif, terutama bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi.

“Lonjakan kasus Influenza A ini harus jadi alarm bagi kita semua. Kalau tidak ditangani serius, bisa menambah beban fasilitas kesehatan dan membahayakan masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia,” ujar Puan, Sabtu (18/10/2025).

Kementerian Kesehatan sebelumnya memperingatkan kemungkinan meningkatnya kasus Influenza A tipe H3N2 di berbagai daerah. Meski belum ada data resmi mengenai sebaran wilayah tertinggi, beberapa negara di Asia Tenggara juga mengalami tren peningkatan kasus serupa. 

Puan menilai situasi ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini di seluruh fasilitas layanan kesehatan. “Mulai dari puskesmas sampai rumah sakit harus siap. Deteksi cepat dan respons tepat jadi kunci agar penanganannya tidak terlambat,” ucapnya. 

Ia juga menekankan perlunya vaksinasi flu secara luas, terutama untuk kelompok rentan. “Vaksinasi flu harus diberikan kepada anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta. Ini langkah pencegahan yang paling efektif,” tegasnya.

Selain memperkuat sistem medis, Puan juga menyoroti pentingnya edukasi publik. Ia meminta masyarakat kembali menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan virus. “Jangan remehkan influenza. Pakai masker di tempat ramai, jaga ventilasi rumah, dan segera periksa ke dokter bila muncul gejala seperti demam tinggi atau sesak napas,” imbaunya.

Puan menambahkan bahwa kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya ketahanan sistem kesehatan nasional. Menurutnya, sinergi antar lembaga pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan penyakit musiman. 

“Pemerintah perlu berkoordinasi lintas sektor, termasuk menangani faktor lingkungan seperti polusi udara dan kepadatan penduduk yang mempercepat penyebaran penyakit,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa investasi di sektor kesehatan harus menjadi prioritas agar negara siap menghadapi wabah kapan pun datang. “Sistem kesehatan kita tidak boleh hanya reaktif, tapi harus tangguh dan siap menghadapi ancaman apa pun, termasuk penyakit musiman seperti influenza,” kata Puan.

Di akhir pernyataannya, Puan mengajak masyarakat untuk tetap waspada tanpa panik. “Yang terpenting, jangan lengah. Influenza bisa berbahaya bila diabaikan. Mari bersama menjaga kesehatan diri dan keluarga,” pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Voli, Metropolitan, Automotif, DKI Jakarta
wwwwww