Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
53rd Artistic Gymastic World Championships 2025

Gymnast Olimpiade Paris 2024 Kuasai Final All Around Putra

Gymnast Olimpiade Paris 2024 Kuasai Final All Around Putra
Gymnast Jepang Daiki Hashimoto (kanan) dan Gymnast China Zhang Boheng (kiri). (Foto:JAGOC)
Selasa, 21 Oktober 2025 19:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Partai final nomor all-around putra 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships yang akan berlangsung di Arena Indonesia Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2025) dipastikan akan menarik.

Setelah dua hari kualifikasi, para gymnast yang mendominasi Olimpiade Paris 2024, seperti Daiki Hashimoto asal Jepang dan Zhang Boheng dari China akan kembali bertarung untuk memperebutkan tempat terbaik.

Daiki Hashimoto menutup babak kualifikasi all-around dengan nilai total 83.065, sementara Zhang Boheng menempati peringkat ketiga, dengan raihan total 82.331 poin.

Satu-satunya kejutan adalah munculnya Noe Seifert asal Swiss yang menempati peringkat kedua All-around, dengan nilai 82.499.

Pada Olimpiade Paris 2024, Hashimoto dan Boheng juga mendominasi babak kualifikasi. Kala itu, Boheng berada di peringkat pertama kualifikasi dengan 88.597 poin, sementara Hashimoto di peringkat ketiga dengan 85.064.

Peringkat kedua kualifikasi Paris 2024 kala itu ditempati Shinnosuke Oka —yang belakangan justru meraih medali emas di final.

Dalam kualifikasi di Indonesia Arena pada Senin (20/10), Oka tetap berhasil melaju ke babak final, tapi hanya menduduki peringkat ke-12 setelah menderita cedera ringan.

Bersaing Ketat

Dalam kualifikasi, Daiki Hashimoto dan Zhang Boheng bergantian memimpin nilai tertinggi di hampir semua nomor.

Hashimoto mendapat poin tertinggi pada pommel horse (14.133), vault (14.533), dan high bar (14.400), smenetara Zhang Boheng mendapat nilai tertinggi pada rings, dengan nilai 14.600 poin.

Keduanya berbagi nilai sama pada parallel bars, masing-masing mendapat 14.200 poin.

Zhang sendiri sempat mendapati kendala pada rotasi keempat parallel bars ketika ia gagal melakukan Cassina catch-and-release

Pada floor exercise, Noe Seifert mendapat nilai tertinggi dengan 13.633 poin, disusul Zhang Boheng dengan 13.566. Hashimoto berada di posisi keempat dengan 12.300.

Selain ketiganya, peraih perak horizontal bar di Olimpiade Paris 2024, Angel Barajas, juga melangkah ke final all-around. Gymnast asal Colombia ini meraih 80,664 poin. ***

wwwwww