Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Olympic

Api Hanguskan Rumah Hakim Tipikor Sumut, Saat Ia Tengah Sidang Kasus Korupsi Besar

Api Hanguskan Rumah Hakim Tipikor Sumut, Saat Ia Tengah Sidang Kasus Korupsi Besar
Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Khamozaro Waruwu masih memimpin sidang setelah rumah terbakar pada Selasa (4/11) lalu. (Foto: cnn indonesia/farida noris)
Rabu, 05 November 2025 19:53 WIB

MEDAN – Musibah datang tanpa diduga bagi Hakim Pengadilan Tipikor Medan, Khamozaro Waruwu. Saat dirinya tengah memimpin sidang kasus korupsi besar di ruang sidang Pengadilan Negeri Medan, rumahnya di Kompleks Taman Harapan Indah, Kota Medan, dilalap api pada Selasa (4/11/2025) siang.

Api dengan cepat melalap bangunan rumah yang saat itu dalam keadaan kosong. Hanya 20 menit setelah sang istri meninggalkan rumah, api sudah membesar dan membakar kamar utama, dapur, serta sebagian ruang tengah.

“Semua pakaian habis, tidak ada yang tersisa. Sore harinya saya terpaksa membeli baju baru untuk sidang keesokan hari. Istri juga kehilangan semua pakaiannya,” ujar Khamozaro, Rabu (5/11/2025).

Ia menceritakan, saat musibah terjadi, dirinya masih memimpin jalannya sidang. Pesan kabar buruk datang dari tetangga. “Saya sedang sidang di PN Medan. Ada telepon dari tetangga, tapi saya tidak bisa angkat. Saya balas lewat WhatsApp, bilang sedang sidang. Mereka jawab: ‘rumah bapak terbakar’,” kenangnya.

Tanpa pikir panjang, ia langsung meninggalkan ruang sidang dan bergegas pulang menggunakan sepeda motor. “Begitu tiba, rumah sudah ramai dipenuhi warga. Pintu sudah dijebol warga untuk memadamkan api. Saya hanya bisa pasrah melihat semuanya habis,” ujarnya.

Selain pakaian dan perabot, dokumen penting ikut terbakar — mulai dari berkas kepegawaian, surat tanah, hingga perhiasan istri yang dikumpulkan selama puluhan tahun. “Perhiasan istri habis semua. Dokumen penting anak-anak juga ikut hangus,” tambahnya. 

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan menyelidiki sumber api. “Saya sudah melapor ke Polres. Mudah-mudahan bisa segera diketahui penyebab pastinya,” ucap Khamozaro.

Ironisnya, kebakaran ini terjadi ketika Khamozaro sedang menangani perkara besar yang menyita perhatian publik: kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara yang menjerat sejumlah nama penting, termasuk Akhirun Piliang alias Kirun dan Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang.

Kasus tersebut juga menyeret mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting, yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Dalam persidangan, Khamozaro bahkan sempat memerintahkan jaksa KPK untuk menghadirkan Bobby sebagai saksi karena adanya dugaan pergeseran anggaran antar-dinas di Pemprov Sumut.

Meski dilanda musibah berat, Khamozaro tetap hadir di ruang sidang keesokan harinya dengan pakaian yang baru dibeli. “Saya harus tetap menjalankan tugas. Ini ujian, tapi tanggung jawab sebagai hakim tidak boleh berhenti,” katanya singkat.

Tragedi ini menjadi potret sisi manusiawi seorang penegak hukum. Di balik toga dan ketegasannya di ruang sidang, Khamozaro Waruwu kini berjuang dari nol — kehilangan rumah, pakaian, dan dokumen berharga, namun tetap menjaga komitmennya menegakkan keadilan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Sumatera Utara
wwwwww