Muhamad Hekal Algamasi, Kolektor Jersey Yang Sukses Jadi Pebisnis
![]() |
| Muhamad Hekal Algamasi dengen Jersey dagangannya. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
Berawal dari kegemaran kecilnya membeli jersey setiap kali bepergian ke luar negeri, Hekal tumbuh menjadi kolektor sejati yang menganggap setiap potongan kain bernomor punggung itu punya nilai sejarah dan emosi.
"Setiap jersey punya cerita. Ada kisah, perjuangan, bahkan nostalgia di baliknya," ungkap Hekal kepada Gonews.co, Rabu (5/11/2025).
Namun, di balik hobi itu, Hekal melihat peluang besar. Pasar Indonesia dipenuhi jersey tiruan, sedangkan produk original masih langka dan minim edukasi soal keaslian. Dari situ, lahirlah rsafootballshirts pada tahun 2024 didirikan dengan modal nekat hanya Rp 1 juta.
Berbekal riset mendalam, ketekunan, dan dukungan dari BINUS Incubator, Hekal belajar soal legit check, strategi pemasaran digital, hingga storytelling produk. Ia sadar, menjual jersey bukan sekadar menjual barang, tapi menjual sejarah.
"Kami ingin pembeli tahu kisah di balik setiap jersey. Bukan cuma punya, tapi juga merasa terhubung dengan ceritanya," kata Hekal.
Kini, rsafootballshirts tak hanya beroperasi lewat platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Tokopedia, tetapi juga rutin mengikuti event komunitas sepak bola di Jakarta.
Desain branding-nya yang klasik dan elegan menciptakan ciri khas tersendiri membuat rsafootballshirts dikenal sebagai toko dengan jiwa kolektor sejati.
Meski begitu, perjalanan Hekal tak selalu mudah. Ia pernah diragukan karena usia muda dan produk yang dijual secara online. Namun dengan transparansi, kejujuran, dan pelayanan yang cepat, kepercayaan pelanggan terus tumbuh.
"Dari sini saya belajar bahwa konsistensi dan integritas adalah modal utama dalam bisnis," ujarnya.
Ke depan, Hekal bercita-cita menjadikan rsafootballshirts sebagai retail brand jersey original terbesar di Indonesia lengkap dengan toko fisik dan website resmi.
Ia juga berencana membuat platform edukasi tentang sejarah dan keaslian jersey, agar pecinta sepak bola Indonesia semakin menghargai nilai autentisitas. ***
| Kategori | : | PON, Ekonomi, DKI Jakarta |













