Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Rahayu Saraswati Akui Masih Galau Usai Pengunduran Diri Ditolak MKD dan Gerindra

Rahayu Saraswati Akui Masih Galau Usai Pengunduran Diri Ditolak MKD dan Gerindra
Anggota DPR RI Rahayu Saraswati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Minggu, 09 November 2025 16:10 WIB

JAKARTA – Rahayu Saraswati, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, mengaku belum bisa menentukan langkah setelah pengunduran dirinya ditolak oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI dan Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra. Keponakan Presiden RI, Prabowo Subianto, itu menyebut dirinya masih membutuhkan waktu untuk merenung sebelum mengambil keputusan.

Melalui unggahan di akun Instagram @rahayusaraswati, Sara menceritakan bahwa saat menerima kabar penolakan pengunduran diri, rumahnya tengah dilanda banjir. Kondisi itu membuat pikirannya bercampur aduk antara urusan pribadi dan keputusan politik yang menyita perhatian publik.

“Ratusan pesan masuk mengatakan mereka bersukacita karena pengunduran diri saya ditolak. Banyak yang senang masih ada perwakilan perempuan muda di DPR yang bisa mereka harapkan. Padahal, masih banyak perempuan muda hebat lainnya di parlemen,” tulisnya, Minggu (9/11/2025).

Sara menyadari munculnya anggapan bahwa langkah pengunduran dirinya hanya sekadar drama politik. Namun di sisi lain, ia juga mendapat dorongan kuat dari masyarakat agar tetap melanjutkan tugas di DPR.

“Saya menanyakan dasar apa MK partai dan MKD menolak pengunduran diri saya. Yang paling berat adalah mengetahui ada 10.951 warga Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang menandatangani petisi agar saya tidak mundur,” ujarnya.

Sara mengaku tak menyangka besarnya dukungan yang datang. Ia bahkan merasa terharu dengan kepedulian masyarakat terhadap kiprahnya di parlemen.

“Terus terang, saya belum tahu bagaimana harus menanggapi kabar ini. Bukan karena tidak mau, tapi karena saya masih mencerna semuanya. Situasinya terlalu kompleks untuk dijelaskan dengan kata-kata singkat,” katanya.

Sara meminta publik memberinya waktu untuk menenangkan diri sebelum mengambil keputusan akhir. Ia menyampaikan rasa hormat kepada pimpinan partai, rekan fraksi, serta konstituennya yang terus memberikan dukungan moral.

“Mohon doa agar saya diberikan kebijaksanaan dalam menentukan langkah ke depan. Saya berterima kasih atas semua doa, keyakinan, dan cinta dari masyarakat yang percaya pada dedikasi saya untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Sara menegaskan dirinya memahami niat baik ribuan orang yang menandatangani petisi agar ia tetap di DPR.

“Walaupun saya sempat mundur dengan lapang dada, saya tahu petisi itu adalah wujud kasih dan kepercayaan. Tapi mohon maaf, saya belum bisa menanggapi kabar penolakan ini dengan kepastian atau sukacita. Saya masih butuh waktu,” pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww