Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Hiburan

Madonna dan Toby Gad Pernah Bertengkar Saat Rekaman Album Rebel Heart

Madonna dan Toby Gad Pernah Bertengkar Saat Rekaman Album Rebel Heart
Madonna. (Instagram)
Kamis, 13 November 2025 20:16 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Penyanyi top Madonna rupanya pernah terlibat adu mulut sengit dengan Toby Gad, penulis lagu yang bekerja dengannya dalam proses rekaman album Rebel Heart (2015). Insiden itu diakui Gad terjadi di tengah sesi rekaman ketika ia mencoba mendorong Madonna agar menyanyi dengan lebih emosional.

Dalam wawancaranya dengan Daily Star kolom Wired, Gad menceritakan, “Dia salah satu performer terbaik di dunia, tapi saya merasa bisa mendorongnya untuk memberi lebih banyak dari vokalnya. Saya bilang, ‘Ayo, nyanyikan dengan lebih hati, beri lebih banyak emosi!’”

Namun, reaksi Madonna justru meledak. “Dia langsung marah dan berkata, ‘Sialan kau, Toby, aku nggak mau nyanyi lagi lagu ini!’ Lalu saya balas, ‘Sialan juga, Madonna, kau tetap harus nyanyi lagi!’” katanya sambil tertawa mengingat momen tersebut.

Meski awalnya penuh ketegangan, Gad menuturkan bahwa konfrontasi itu justru menjadi awal dari hubungan profesional yang kuat di antara mereka. “Dengan Madonna, awalnya memang sulit. Tapi setelah kami ‘pecah es’, semuanya berubah menjadi pertemanan yang sangat intens dan luar biasa,” ujarnya.

Toby Gad, yang dikenal sebagai produser dan penulis lagu untuk banyak artis besar, juga mengenang pengalaman serupa dengan Paloma Faith pada 2012. “Saya memutar beberapa lagu saya, dan dia bilang, ‘Ini jelek banget, kan?’ Saat itu saya hampir mengusirnya dari studio,” ungkapnya.

Gad menambahkan bahwa dunia musik memang tak lepas dari perbedaan pendapat dengan para bintang besar. Ia juga pernah “panik” ketika lagu Big Girls Don’t Cry hampir batal dimasukkan ke album debut Fergie, The Dutchess (2006).

“Awalnya lagu itu tidak akan dinyanyikan Fergie. Tapi Jimmy Iovine dan manajer saya akhirnya berhasil meyakinkannya. Saat melihat daftar lagu sebelum rilis, saya panik karena Big Girls Don’t Cry tidak ada di sana. Untung akhirnya tetap masuk, dan justru menjadi single keempat yang disukai dunia,” jelas Gad.

Konflik yang sempat terjadi di balik layar rupanya menjadi bagian dari dinamika kreatif yang melahirkan sejumlah karya ikonik, termasuk lagu-lagu Madonna di era Rebel Heart yang menegaskan statusnya sebagai Ratu Pop sejati. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww