Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Bersembunyi di Makam Keramat, Diringkus Saat Ritual

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Bersembunyi di Makam Keramat, Diringkus Saat Ritual
RS dan AH, pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap sopir taksi online di Tol Jagorawi ditangkap polisi, Kamis (13/11/2025).
Jum'at, 14 November 2025 05:14 WIB

BOGOR – Dua pria berinisial RS dan AH, warga Cianjur yang tinggal sementara di Depok, ditangkap polisi saat tengah melakukan ritual paniisan di sebuah makam keramat di wilayah Ciamis. Keduanya merupakan pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap seorang sopir taksi online yang ditemukan tak bernyawa di Tol Jagorawi.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan penangkapan berlangsung saat kedua pelaku sedang melakukan semacam semedi.

"Kedua tersangka ini kemarin saat ditahan sedang melakukan paniisan atau berharap mendapat pertolongan dari hal-hal gaib di salah satu tempat pemakaman di Ciamis," ujarnya, Kamis (13/11).

Ia menambahkan, pelaku ditangkap dalam kondisi sedang berada di area pemakaman tersebut.

"Jadi waktu ditangkap kondisinya dua tersangka ini sedang melakukan paniisan," imbuhnya.

Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, mengatakan kedua pelaku ditemukan di sebuah saung yang dianggap keramat oleh warga.

"Kedua pelaku tersebut sedang berada di saung makam yang dianggap keramat," jelasnya.

"Mereka sedang beristirahat atau tirakat di sana. Soal keyakinan, itu tempat yang mereka pilih," tambahnya.

Motif para pelaku disebut karena tekanan ekonomi. RS dan AH bekerja serabutan dan memilih korban secara acak. Mereka memesan layanan taksi online dari wilayah Depok. Begitu masuk mobil, keduanya menyerang korban dari kursi belakang dan mengambil alih kendaraan.

Setelah itu, keduanya berkeliling ke beberapa lokasi sambil memastikan situasi aman. Ponsel korban mereka jual untuk membeli bensin dan kartu pembayaran elektronik. Mobil yang dibawa kemudian melaju ke arah Bogor sebelum korban ditinggalkan di Tol Jagorawi KM 30.800.

Perjalanan mereka berakhir ketika mobil yang dikendarai mogok di dekat Gerbang Tol Sentul Utara. RS dan AH memanggil derek, kemudian membawa mobil ke bengkel di Kecamatan Citeureup sebelum melarikan diri ke Ciamis.

Tak perlu waktu lama, tim gabungan Satreskrim Polres Bogor dan Polsek Citeureup berhasil melacak jejak keduanya hingga ke makam keramat tempat mereka bersembunyi.

"Setelah menaruh mobilnya di bengkel, kedua pelaku melarikan diri ke Ciamis sampai akhirnya dapat tertangkap," jelas Wikha. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww