Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Banyak Dipakai Remaja, 23 Produk Kecantikan Ini Resmi Ditarik BPOM

Banyak Dipakai Remaja, 23 Produk Kecantikan Ini Resmi Ditarik BPOM
Selasa, 18 November 2025 18:07 WIB

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan kembali mengambil langkah tegas dengan menarik 23 produk kecantikan dari peredaran. Penindakan ini dilakukan setelah serangkaian pemeriksaan menemukan kandungan zat berbahaya yang berisiko merusak kesehatan konsumen, mulai dari iritasi berat hingga potensi kanker.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyampaikan bahwa penarikan tidak hanya menyasar produk lokal, tetapi juga kosmetik impor yang tengah digemari masyarakat.

"BPOM telah menindak tegas temuan kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang ini. BPOM telah mencabut izin edar produk serta melakukan penghentian sementara kegiatan, yang meliputi produksi, peredaran, dan importasi," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/11/2025). 

Dari daftar yang dirilis, sejumlah produk diketahui menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokinon, hingga pewarna K3 dan K10—zat yang dikategorikan karsinogenik dan mampu memicu gangguan fungsi organ. Beberapa produk ditemukan mengandung asam retinoat yang dapat menyebabkan iritasi berat dan berisiko terhadap perkembangan janin.

Daftar tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari krim malam, body lotion, lipstik, hingga eyeshadow. Tak sedikit produk yang selama ini populer di kalangan remaja ikut masuk dalam daftar larangan.

Berikut daftar lengkap produk yang ditarik BPOM:

1. AL-LATIF Henna Nail Polish Radiant Red – mengandung pewarna merah K10

2. AL-LATIF Henna Nail Polish Ravishing Red – mengandung pewarna merah K10

3. DINDA SKINCARE Lotion Booster Brightening – mengandung merkuri

4. DUBAI RIA Body Lotion – mengandung merkuri

5. ELBYCI Night Cream Platinum – mengandung hidrokinon

6. SALSA Matte Lipsticks Scarlet 09 – mengandung pewarna merah K3

7. SALSA Rhapsody Amber Pro Palette – mengandung pewarna merah K3 dan K10

8. SALSA Rhapsody Classic Pro Palette – mengandung pewarna merah K3 dan K10

9. F&A SKIN GLOW Day Cream Exclusive – mengandung merkuri

10. HK HADIJAH KARIMA GLOW All In One Whitening Cream – mengandung merkuri

11. PINKFLASH 3 Pan Eyeshadow PF-E23 BR02 – mengandung acid orange 7

12. PINKFLASH 3 Pan Eyeshadow PF-E23 BR04 – mengandung pewarna merah K10

13. MEGLOW SKINCARE Cream Flek – mengandung merkuri

14. R&D GLOW Premium Day Cream – mengandung merkuri

15. R&D GLOW Premium Face Toner – mengandung hidrokinon dan asam retinoat

16. R&D GLOW Premium Night Cream – mengandung merkuri

17. SN Glowing Brightening Night Cream – mengandung hidrokinon

18. SW GLOW'S Day Cream – mengandung merkuri

19. SW GLOW'S Night Cream – mengandung merkuri

20. TINA BEAUTY Night Lotion Premium – mengandung hidrokinon

21. WBS COSMETICS Glasskin Face Serum – mengandung merkuri

22. WBS COSMETICS Night Cream Series Glow – mengandung merkuri

23. WSC Premium Booster Glowing Cream – mengandung hidrokinon dan asam retinoat 

BPOM menegaskan akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap produk kecantikan yang beredar, termasuk produk yang tengah viral demi meminimalkan risiko kesehatan jangka panjang bagi masyarakat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Voli, Automotif, DKI Jakarta
wwwwww