Ellie Goulding Majukan Jadwal Rilis Album Baru karena Hamil Anak Kedua
![]() |
| Penyanyi Destiny Ellie Goulding. (Instagram) |
Penulis: Mambang Yazid
Namun karena kini ia tengah mengandung anak kedua bersama sang pasangan, Beau Minniear, album tersebut akan dirilis lebih awal, yakni dalam tiga bulan pertama 2026.
Seorang sumber mengatakan kepada kolom Bizarre di The Sun, “Tahun depan akan menjadi tahun yang luar biasa untuk Ellie. Ia bersiap menjadi ibu untuk kedua kalinya—sebuah anugerah besar—dan ia menyesuaikan seluruh jadwalnya. Album itu sebenarnya dijadwalkan rilis akhir tahun depan, tapi karena kehamilan, ia memajukannya.”
Menurut sumber tersebut, Ellie Goulding sangat bersemangat karena album itu dianggapnya sebagai “bayi” lainnya. “Destiny menunjukkan betapa Ellie berkembang sebagai musisi, dan ia bangga sekali dengan lagu itu. Lagu-lagu lain di album ini sejalan dengan perkembangan itu, dan vokal Ellie terdengar lebih kuat dari sebelumnya.”
Keputusan memajukan rilis juga membuat Ellie Goulding dapat memberikan waktu penuh untuk keluarga setelah album diturunkan ke publik. Sumber itu menambahkan, “Ia bekerja keras pada album ini, dan hal itu terlihat dari sisi kreatif yang baru darinya. Tahun depan akan jadi tahun terbaiknya.”
Penyanyi berusia 38 tahun itu sebelumnya mengungkap bahwa proses menggarap album ini sangat membantunya melewati masa sulit setelah berpisah dari mantan suaminya, Caspar Jopling, ayah dari putranya, Arthur.
Kepada NME, Ellie Goulding berkata, “Tak peduli sekuat apa karakter kita, perceraian tidak pernah mudah. Rasanya seperti berduka, karena yang hilang bukan hanya orangnya, tapi juga kehidupan yang semestinya dijalani bersama.”
Ellie Goulding menggambarkan proses penyembuhan itu sebagai perjalanan panjang yang perlahan-lahan memberi kemenangan kecil setiap harinya. “Tidak pernah benar-benar hilang, hanya makin ringan sedikit demi sedikit. Bisa bangun pagi dan merasakannya berkurang, itu saja sudah seperti kemenangan.”
Ellie Goulding menyalurkan rasa sakit itu melalui lirik dan musik yang akhirnya melahirkan lagu-lagu baru, termasuk Destiny. “Saya bangga karena bisa mengambil langkah untuk menemukan diri saya lagi. Kita tidak pernah bisa lepas dari rasa sakit, tapi kita bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang berarti.”
Ia mengakui musik menjadi satu-satunya tempat pelariannya. “Saya tidak tahu harus melakukan apa selain membuat musik.”
Pertemuannya dengan produser Jack Rochon dimulai dari sebuah DM setelah ia melihat sang produser memainkan gitar dengan gaya yang memikat di Instagram. “Kami bertemu hari itu juga dan langsung memulai perjalanan album ini,” ungkapnya. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Hiburan, DKI Jakarta |













