Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Badminton

Pramono Anung Pastikan Tanggul Bocor di Muara Baru Tertangani

Pramono Anung Pastikan Tanggul Bocor di Muara Baru Tertangani
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Kamis, 04 Desember 2025 12:42 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bergerak cepat menangani kebocoran tanggul di Muara Baru yang viral di media sosial. Hal itu disampaikan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).

Pram menjelaskan, tanggul di kawasan Muara Baru sejatinya merupakan tanggung jawab Pelindo. Namun, mengingat potensi rob yang diprediksi mencapai puncak pada Jumat (5/12) sekitar pukul 09.00 WIB, Pemprov DKI tetap melakukan penanganan darurat di lokasi.

‎
‎"Pemerintah Jakarta sedang membantu menambal kebocoran walaupun sebenarnya bukan tanggung jawab kami. Sudin Sumber Daya Air Jakarta Utara sudah menangani kondisi yang viral tersebut," ujar Pram.
‎
‎Ia menambahkan, seluruh tanggul di wilayah hilir Jakarta kini masuk dalam pengawasan DKI, termasuk di Muara Angke, Waduk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru, R.E. Martadinata, dan Marunda Pulau. 
‎
‎Pram juga mengapresiasi BMKG yang memberikan informasi presisi, sehingga penanganan lapangan dapat dilakukan lebih cepat.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Pram memaparkan perkembangan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau Giant Sea Wall. Dari total rencana 28,2 km, baru 11,8 km yang sudah dibangun.
‎
‎"Belum terbangun masih 19 kilometer. Kami segera memulai dan juga menunggu arahan pemerintah pusat," pungkasnya.
‎
‎Sepanjang 2025, DKI telah menyelesaikan pembangunan tanggul di kawasan Ancol sepanjang 1,2 km, mitigasi Muara Angke 1,1 km, dan jalur pedestrian By Walk Pluit sepanjang 400 meter dari target 600 meter.
‎
‎Untuk 2026, Pemprov menganggarkan pembangunan lanjutan NCICD di Pluit (530 meter), Muara Angke (350 meter), dan Kali Lencong (750 meter). ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww