Pramono Anung Pastikan Tanggul Bocor di Muara Baru Tertangani
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. |
Kamis, 04 Desember 2025 12:42 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bergerak cepat menangani kebocoran tanggul di Muara Baru yang viral di media sosial. Hal itu disampaikan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Pram menjelaskan, tanggul di kawasan Muara Baru sejatinya merupakan tanggung jawab Pelindo. Namun, mengingat potensi rob yang diprediksi mencapai puncak pada Jumat (5/12) sekitar pukul 09.00 WIB, Pemprov DKI tetap melakukan penanganan darurat di lokasi.
"Pemerintah Jakarta sedang membantu menambal kebocoran walaupun sebenarnya bukan tanggung jawab kami. Sudin Sumber Daya Air Jakarta Utara sudah menangani kondisi yang viral tersebut," ujar Pram.
Ia menambahkan, seluruh tanggul di wilayah hilir Jakarta kini masuk dalam pengawasan DKI, termasuk di Muara Angke, Waduk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru, R.E. Martadinata, dan Marunda Pulau.
Pram juga mengapresiasi BMKG yang memberikan informasi presisi, sehingga penanganan lapangan dapat dilakukan lebih cepat.
Dalam kesempatan itu, Pram memaparkan perkembangan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau Giant Sea Wall. Dari total rencana 28,2 km, baru 11,8 km yang sudah dibangun.
"Belum terbangun masih 19 kilometer. Kami segera memulai dan juga menunggu arahan pemerintah pusat," pungkasnya.
Sepanjang 2025, DKI telah menyelesaikan pembangunan tanggul di kawasan Ancol sepanjang 1,2 km, mitigasi Muara Angke 1,1 km, dan jalur pedestrian By Walk Pluit sepanjang 400 meter dari target 600 meter.
Untuk 2026, Pemprov menganggarkan pembangunan lanjutan NCICD di Pluit (530 meter), Muara Angke (350 meter), dan Kali Lencong (750 meter). ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













