Teguran soal Ongkos Ojek Picu Penikaman Maut di Medan
![]() |
| Ilustrasi (net) |
MEDAN – Tragedi berdarah terjadi di Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, setelah seorang pemuda bernama Rio (20) tewas akibat tikaman senjata tajam. Insiden itu bermula dari teguran korban terhadap seorang pria yang diduga kerap membuat keributan di lingkungan tersebut.
Peristiwa penikaman terjadi Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 23.30 WIB di Gang Mushola. Korban diketahui merupakan anak dari Kepala Lingkungan setempat.
Adik korban, Egy Prayoga Lesmana, menceritakan sebelum kejadian ia bersama Rio dan seorang temannya berada di sekitar sungai untuk memantau debit air, mengingat kawasan tersebut sering terdampak banjir.
“Kami sedang lihat kondisi sungai,” ujarnya saat ditemui di rumah duka, Senin (15/12/2025).
Tak lama kemudian, teriakan minta tolong terdengar dari arah gang. Saat didatangi, Rio sudah terlibat perkelahian dengan pelaku.
“Satu lawan satu. Abang pegang besi, pelaku pegang senjata tajam seperti keris. Saya mau membantu, tapi warga menahan,” kata Egy.
Saksi mata Orita mengungkapkan, sebelum perkelahian pecah, sempat terjadi cekcok. Menurutnya, Rio menegur pelaku karena tidak membayar ongkos ojek dan dinilai merugikan orang lain.
“Kata Rio, ‘Jangan begitu, bayarlah, kasihan orang tua’. Setelah itu emosi,” tuturnya.
Dalam kondisi terluka, Rio sempat meminta pertolongan. Warga segera membawanya ke Rumah Sakit Bina Kasih, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tusuk yang cukup parah.
Kepala Lingkungan 11 Sunggal, Iwan Lesmana, mengatakan ia terbangun setelah mendapat kabar dari warga. Bersama warga, ia ikut mengamankan pelaku yang sempat hendak melarikan diri.
“Pelaku mau kabur, tapi berhasil kami tangkap. Karena warga emosi, saya langsung bawa ke Polsek Sunggal,” ujarnya.
Iwan juga menyebut pelaku dikenal sering meresahkan warga. “Sering bikin rusuh. Banyak laporan ke saya, tapi warga takut melapor resmi,” katanya.
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan.
“Benar, pelaku sudah kami tahan. Motif masih kami dalami,” ucap Bambang.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh latar belakang peristiwa yang merenggut nyawa pemuda tersebut. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kumparan.com |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Sumatera Utara |













