Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Hiburan

Terkendala Masalah Pembagian Honor, Poison Batalkan Rencana Tur 2026

Terkendala Masalah Pembagian Honor, Poison Batalkan Rencana Tur 2026
Band rock legendaris asal Amerika Serikat, Poiso. (Instagram)
Selasa, 20 Januari 2026 10:15 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Band rock legendaris asal Amerika Serikat, Poison, dilaporkan membatalkan rencana tur comeback mereka pada 2026 setelah para personel gagal mencapai kesepakatan terkait pembagian pendapatan.

Grup pelantun Every Rose Has Its Thorn itu terakhir kali menggelar tur pada 2022 bersama Def Leppard dan sebelumnya disebut tengah menyiapkan rangkaian konser besar sebagai headliner pada 2026. Namun, drummer Poison, Rikki Rockett, mengungkapkan rencana tersebut akhirnya dihentikan karena persoalan finansial internal.

Dalam keterangannya kepada kolom PageSix milik New York Post, Rockett menyebut vokalis Bret Michaels meminta porsi pendapatan yang dinilai tidak realistis oleh anggota band lainnya.

“Kami sebenarnya mendapat tawaran yang bagus, menurut saya. Tapi kami meninggalkannya. Tidak berhasil,” ujar Rockett.

Ia menjelaskan bahwa dirinya, gitaris C.C. DeVille, dan bassist Bobby Dall sepakat untuk menjalankan tur tersebut, namun tuntutan pembagian honor menjadi penghambat utama.

“Bret ingin bagian terbesar dari uang itu, sampai pada titik di mana tur ini tidak mungkin dilakukan. Perbandingannya seperti enam dolar untuk dia, satu dolar untuk kami. Dengan kondisi seperti itu, tidak mungkin bisa berjalan,” katanya.

Rockett menegaskan bahwa meski ia tidak semata-mata bermusik demi uang, keadilan tetap menjadi faktor penting.

“Saya melakukan ini karena cinta pada musik. Tapi pada saat yang sama, Anda tidak ingin bekerja keras hanya untuk membuat orang lain mendapatkan banyak uang,” tambahnya.

Pembatalan ini terbilang mengejutkan, mengingat beberapa bulan sebelumnya Rockett sempat menyatakan bahwa tur Poison pada 2026 hampir pasti terwujud. Dalam wawancara di acara Trunk Nation SiriusXM, ia kala itu menyebut seluruh anggota band telah sepakat untuk kembali tur.

Sementara itu, Bret Michaels sendiri pada tahun lalu mengumumkan akan mengambil sebagian besar waktu istirahat sepanjang 2025 karena masalah kesehatan.

Dalam pernyataan resminya pada Maret, Michaels mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil atas saran dokter dan keluarga, dengan harapan dapat kembali tampil penuh energi pada 2026 dan seterusnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bret Michaels terkait klaim pembagian honor yang disampaikan Rikki Rockett. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww