Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Ramadan di Depan Mata, DPR Tagih Janji Huntara untuk Pengungsi Sumatra

Ramadan di Depan Mata, DPR Tagih Janji Huntara untuk Pengungsi Sumatra
Ilustrasi Huntara. Foto: KemenPU.
Minggu, 25 Januari 2026 17:00 WIB

JAKARTA – Harapan para korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk menjalani ibadah Ramadan dengan layak kini bergantung pada kecepatan pemerintah membangun hunian sementara (huntara). Desakan ini disuarakan lantang agar ratusan ribu pengungsi tidak lagi terhimpit di tenda-tenda darurat saat bulan suci tiba.

Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, mengaku prihatin melihat masih banyaknya warga yang bertahan di bawah tenda dengan alas seadanya setelah dua bulan bencana berlalu. Ia menekankan bahwa penanganan pengungsi harus dipacu demi kemanusiaan.

“Bayangkan jika mereka harus berpuasa Ramadan dalam kondisi tinggal di pengungsian, beratapkan terpal dan beralas tanah. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas Irmawan, Minggu (25/1/2026).

Politisi asal Aceh ini menilai pembangunan huntara adalah bentuk kehadiran negara dalam memulihkan martabat warga yang terdampak. Menurutnya, tempat tinggal yang layak akan memberikan rasa aman dan privasi, sehingga warga bisa fokus menata kembali kehidupan ekonomi dan psikologis mereka yang hancur.

“Kalau huntara siap sebelum Ramadan, saudara-saudara kita bisa beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk. Anak-anak bisa beristirahat dengan baik dan orang tua bisa fokus pada pemulihan ekonomi mereka,” tambahnya.

Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memastikan pihaknya di Senayan akan terus menekan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar mempercepat proyek infrastruktur dasar ini. Ia memperingatkan jangan sampai birokrasi yang lambat mengorbankan hak warga untuk beribadah dengan nyaman.

“Negara harus hadir secara cepat dan berpihak. Jangan biarkan korban bencana kehilangan kesempatan menjalani Ramadan dengan layak karena keterlambatan pembangunan infrastruktur dasar,” urai Irmawan menutup keterangannya.

Kini bola panas ada di tangan pemerintah untuk membuktikan komitmennya dalam menangani krisis kemanusiaan di Sumatra sebelum Ramadan 2026 benar-benar menyapa di tengah duka. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Olympic, Voli, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat
wwwwww