Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
6 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Hiburan

Mariah Carey Enggan Disebut Legenda, Ia Mengaku Masih Terus Berusaha

Mariah Carey Enggan Disebut Legenda, Ia Mengaku Masih Terus Berusaha
Mariah Carey. (Instagram)
Jum'at, 30 Januari 2026 21:43 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Mariah Carey menegaskan dirinya tidak ingin menyebut diri sebagai seorang legenda. Penyanyi berusia 56 tahun itu mengaku lebih memilih fokus untuk terus bekerja dan berusaha menjaga kualitas kariernya.

Dalam wawancara dengan Billboard Magazine yang dipublikasikan Kamis waktu setempat, pelantun Butterfly tersebut merespons santai saat ditanya soal status “legenda” yang kerap disematkan kepadanya.

“Setiap orang punya makna sendiri-sendiri untuk kata yang mereka gunakan. Tapi saya tidak menyebut diri saya legenda. Saya masih bekerja, masih terus berusaha,” ujar Mariah.

Mariah menjelaskan, etos kerja kerasnya berangkat dari keinginannya untuk memiliki karier yang panjang di industri musik. Ia mengaku sejak awal sudah menanamkan tekad untuk bertahan lama.

“Saya selalu bekerja sangat keras karena saya tahu ingin berada di sini dalam waktu yang lama,” katanya.

Ia juga membagikan pelajaran terpenting yang ia pegang selama berkarier, yakni tetap menjadi diri sendiri. Meski begitu, Mariah tak menampik perjalanannya di industri hiburan tidak selalu mulus.

“Pelajaran yang saya dapat adalah tetap setia pada diri sendiri. Ada beberapa hal di sepanjang jalan yang tidak ideal, tapi akhirnya saya sampai di titik ini,” ucapnya.

Dalam wawancara yang sama, Mariah juga menyinggung soal kegiatan sosial. Ia mengaku belum bisa terlibat dalam kegiatan filantropi sebanyak yang ia inginkan karena jadwal yang padat.

Pada Desember lalu, Mariah sempat menyumbangkan jaket berwarna pink ke organisasi advokasi LGBTQ+, GLAAD, untuk dilelang dan berhasil terjual sebesar 5.000 dolar AS.

“Semua orang seharusnya melakukan apa yang mereka bisa untuk memberi kembali. Memang belum sebanyak yang seharusnya, tapi itu tetap bagian penting dalam hidup saya,” pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww