Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Olympic

Bobol Ruang Steril, Gembong Curanmor Pringsewu Lolos dari Meja Operasi

Bobol Ruang Steril, Gembong Curanmor Pringsewu Lolos dari Meja Operasi
Sabtu, 31 Januari 2026 07:10 WIB

PRINGSEWU – Sebuah insiden memalukan sekaligus membahayakan terjadi di sebuah rumah sakit di Kabupaten Pringsewu. Suradi alias Ganden, gembong besar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor), berhasil melarikan diri tepat saat hendak menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru di kakinya.

Aparat gabungan dari TEKAB 308 Polres Pringsewu dan Jatanras Polda Lampung kini melakukan pengepungan besar-besaran di berbagai titik persembunyian. Suradi yang dikenal sebagai pemain lama dalam dunia kejahatan C3 (Curat, Curas, Curanmor) ini diduga masih bersembunyi di wilayah Lampung untuk mencari perlindungan.

"Seluruh anggota masih di lapangan melakukan pengejaran. Kekuatan perburuan sudah ditambah dengan personel dari Polda Lampung,” tegas Kasatreskrim Polres Pringsewu, Iptu Rojali Y, Jumat (30/1/2026).

Pelarian nekat ini terjadi Senin (26/1/2026). Memanfaatkan prosedur sterilisasi medis yang melarang penggunaan borgol di ruang operasi, Suradi menyelinap keluar melalui jalur akses paramedis. Meski terekam CCTV dalam kondisi terpincang-pincang akibat luka tembak, gembong yang telah beraksi selama 3,5 tahun ini berhasil menghilang dari kepungan warga dan petugas.

Rojali memperingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri tersangka jika berpapasan. Suradi dikategorikan sebagai buronan sangat berbahaya karena memiliki ketergantungan narkoba jenis sabu dan dipastikan memegang senjata api rakitan.

“Segera hubungi polisi terdekat atau layanan 110. Jangan melakukan kontak langsung karena tersangka memiliki riwayat kriminal panjang dan membawa senjata api,” jelasnya.

Jejak kriminal Suradi tergolong rapi dengan pola berpindah tempat tinggal. Saat digerebek di Desa Podorejo pada Kamis (22/1/2026), ia sempat menodongkan revolver ke arah petugas sebelum akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas. Dalam pengungkapan jaringan ini, polisi turut mengamankan kekasih tersangka berinisial DA yang berperan sebagai kurir penjual motor hasil curian ke wilayah Kalianda.

Polisi memastikan seluruh kaki tangan Suradi sudah teridentifikasi. Kini, fokus utama petugas adalah menangkap kembali sang gembong sebelum ia melakukan aksi nekat lainnya menggunakan senjata api rakitan yang dibawanya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Lampung
wwwwww