Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ini Pandangan Mauricio Terkait Hasil Imbang Lawan Borneo FC

Ini Pandangan Mauricio Terkait Hasil Imbang Lawan Borneo FC
Persija Jakarta melawan Borneo FC yang berakhir imbang 2-2. (Ileague.id)
Rabu, 04 Maret 2026 19:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Persija Jakarta menyudahi laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 kontra Borneo FC Samarinda dengan hasil kurang memuaskan. Berlaga di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) kemarin, Macan Kemayoran ditahan imbang 2-2.

Persija sejatinya mampu unggul lebih dulu pada menit ke-47 lewat sepakan Gustavo Almeida. Namun, tim tamu menyamakan kedudukan melalui gol Juan Villa pada menit ke-62.

Tendangan jarak jauh Fabio Calonego pada menit ke-75 kembali membawa Persija memimpin. Sayangnya, gol penyama kedudukan Borneo FC lahir pada menit ke-90+4 sehingga laga harus berakhir imbang.

Usai pertandingan, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengungkapkan pandangannya terkait jalannya laga. Dia menyatakan tidak mengerti mengapa anak asuhnya terus bertahan usai menciptakan gol dan bermain kurang mengigit.

“Saya rasa kami seharusnya bisa menang sejak babak pertama. Kami memiliki setidaknya empat peluang emas untuk mencetak gol di babak pertama. Kami seharusnya bisa mencetak gol karena dalam pertandingan besar seperti ini, kami tidak bisa menyia-nyiakan begitu banyak peluang. Di babak kedua, permainan lebih seimbang. Kami mencetak gol di awal, lalu entah mengapa tim saya berhenti bermain setelah gol tersebut. Setelah gol itu, kami mulai bertahan tidak seperti sebelumnya dan memainkan bola yang tidak bagus,” kata Mauricio.

Ia pun merangkum sejumlah faktor yang menghambat tren kemenangan Persija. “Ada kurangnya usaha, kurangnya komitmen defensif, kurangnya pemahaman momen pertandingan, bahwa saat tertentu ‘saya tidak perlu lagi menyerang dan harus mulai bertahan’. Sisi tengah terbuka pada gol penyama kedudukan karena tidak terlindungi dengan baik,” ujar Mauricio. ***

wwwwww