Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Erick: Kita Harus Susun Agenda PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade

Menpora Erick: Kita Harus Susun Agenda PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade
Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Kamis, 12 Maret 2026 14:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir mengingatkan pentingnya persatuan di antara seluruh stakeholder. Hal ini bertujuan agar prestasi olahraga Indonesia dapat terus berkembang.

“Kalau kita mau olahraga kita maju, ya kita tak boleh cari perbedaan,” ujar Menpora Erick saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menpora Erick menambahkan, setiap stakeholder olahraga memang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Namun jika terjadi perpecahan atau ketidaksinkronan, dampaknya akan dirasakan langsung oleh atlet dan masyarakat.

“Semua ada tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Nanti kalau terpecah, yang menjadi korbannya atlet dan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, Menpora Erick menyampaikan jika pemerintah saat ini terus mengeksplorasi berbagai kerja sama internasional untuk memperkuat sistem olahraga, maupun kepemudaan.

“Misalnya dengan Malaysia yaitu tentang dana pensiun untuk atlet. Lalu juga ada dengan Prancis berkaitan pengembangan kepemudaan dan olahraga,” sebut Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick menyoroti tentang program dan kegiatan olahraga yang harus sejalan.  Oleh karenanya, Menpora Erick menekankan pentingnya menyusun agenda olahraga nasional secara terstruktur, termasuk dalam menghadapi berbagai ajang internasional.

“Kita harus menyusun agenda yang jelas, kapan PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade, supaya semua bisa berjalan dengan selaras,” tambah Menpora Erick.

Melalui koordinasi yang lebih kuat dan agenda yang terencana, Menpora Erick berharap ekosistem olahraga Indonesia dapat semakin solid dan mampu mendorong prestasi atlet di berbagai level kompetisi internasional.

“Olahraga kita harus menjadi duta bangsa dan mencerminkan kedigdayaan. Hal itu bisa berjalan jika kita kompak,” jelasnya. ***

wwwwww