Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menggembirakan, Progres Pemulihan Cedera Anton Fase dan Rahmatsho

Menggembirakan, Progres Pemulihan Cedera Anton Fase dan Rahmatsho
Pemain PSIM YOgyakarta, Anton Fase. (Ileague.id)
Senin, 06 April 2026 22:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution

YOGYAKARTA – Dua pemain asing PSIM Yogyakarta yang tengah berjuang dalam pemulihan cedera memperlihatkan progres yang menggembirakan. Hal ini dikabarkan oleh tim medis Laskar Mataram terkait proses pemulihan cedera Anton Fase dan Rahmatsho Rahmatzoda.

Dokter tim PSIM, Hansel menjelaskan rincian perkembangan kondisi fisik kedua pemain tersebut. Dia menuturkan bila waktu penyembuhan cedera tulang jempol kaki Anton Fase memakan waktu jauh lebih lama dari perkiraan awal.

Meski demikian, proses pemulihan tulang sang pemain sudah memasuki tahap akhir usai menjalani perawatan intensif. “Pemulihan cedera retak tulang Anton saat ini harapannya sudah berada di tahap akhir dan tinggal sedikit lagi untuk sembuh total. Sebelumnya, proses penyembuhan memang memakan waktu agak lama dan tidak secepat ekspektasi awal kami,” kata Hansel.

Keterlambatan masa pemulihan ini terjadi akibat proses pergerakan pada area cedera. “Harusnya kalau ada retak itu memang dijaga dulu supaya tidak terlalu banyak gerak. Saat satu setengah bulan pasca cedera, kami mencoba mulai melakukan mobilisasi dengan gerakan sederhana karena kondisinya sudah menunjukkan tanda membaik. Tapi ternyata setelah jalan seminggu, nyerinya kambuh lagi,” Hansel menambahkan.

Kini, Anton menjalani terapi dalam pantauan ketat tim medis, demi menjaga massa otot tubuh bagian atas. Hansel berharap pemain berkewarganegaraan Belanda ini bisa segera kembali bergabung ke latihan.

“Harapannya, pada minggu depan Anton sudah bisa mulai turun lapangan. Dia akan memulai proses adaptasi dengan melakukan program latihan individu terlebih dahulu,” tutur Hansel.

Sementara itu. perhatian tim medis PSIM juga tertuju pada penanganan cedera ringan Rahmatsho Rahmatzoda. Pemain asal Tajikistan ini mengalami masalah berupa memar di paha kiri akibat benturan usai laga latih tanding lawan PSBS Biak akhir Maret lalu.

“Pada pertandingan uji coba melawan PSBS itu dia mengalami benturan. Benturan itu menghasilkan memar otot di paha kirinya, tepatnya bagian rectus femoris,” ujar Hansel. Itu juga yang membuat Rahmatso absen di laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 melawan Dewa United FC, Jumat (3/4) lalu.

Meski demikian, kondisi Rahmatsho sudah membaik dan telah bergabung kembali dalam sesi latihan. ***

wwwwww