Tokoh Masyarakat dan Warga Beri Dukungan Moril Lurah Kalisari Nonaktif
![]() |
| Para tokoh masyarakat dan warga yang memberi dukungan kepada Lurah Kalisari. (Ist). |
Rabu, 08 April 2026 16:25 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur menyampaikan dukungan moril kepada lurah setempat yang kini dinonaktifkan sementara, menyusul polemik viralnya penggunaan foto AI terkait parkir liar di Jalan Damai.
Ketua RT 11/01 Kelurahan Kalisari, Adi Solihin, Siti Nurhasanah selama menjabat srbagai lurah tersebut selama ini memiliki kinerja yang baik dan dikenal dekat dengan masyarakat.
"Selama ini lurah kami bekerja dengan baik dan selalu hadir di tengah warga. Komunikasi juga terjalin dengan lancar," kata Adi, Rabu (8/4/2026).
Ia juga menyoroti beban kerja petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang kerap harus menangani berbagai persoalan di lingkungan, termasuk hal-hal yang dinilai di luar tugas utama mereka.
"Kami menyayangkan petugas PPSU harus menangani hampir semua persoalan di lingkungan. Ini menjadi beban tersendiri bagi mereka," terangnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus ulama Kelurahan Kalisari, Ustad Haji Ahmad Sobari, turut menyampaikan hal senada. Ia menyebut lurah yang bersangkutan selama ini aktif menjalin kedekatan dengan para ulama dan masyarakat.
"Selama ini lurah juga dekat dengan para ulama. Ada upaya membangun hubungan yang baik antara ulama dan umaro di Kelurahan Kalisari," ungkapnya.
Ia juga mendorong agar dilakukan tabayun atau klarifikasi secara menyeluruh terkait persoalan yang terjadi, khususnya menyangkut kewenangan dalam penanganan parkir liar.
"Perlu dilakukan tabayun untuk memastikan, apakah penindakan parkir liar itu memang menjadi kewenangan lurah, atau berada di Suku Dinas Perhubungan di tingkat kota maupun Satuan Pelaksana Perhubungan yang menangani di wilayah lebih kecil di level kecamatan maupun kelurahan," imbuhnya.
Menurutnya, langkah klarifikasi tersebut penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penilaian terhadap kinerja lurah, sekaligus memastikan penanganan masalah dilakukan oleh pihak yang berwenang.
"Supaya kejadian serupa tidak terulang. Saya sungguh menyangkan jika hanya lurah yang dipersalahkan. Sebab, persoalan utama masalah ini adalah terkait parkir liar," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













