Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Mauricio Merasa Pengaplikasian Strategi Masih Terlalu Monoton

Mauricio Merasa Pengaplikasian Strategi Masih Terlalu Monoton
Persija Jakarta saat mengalahkan PSBS Biak dengan skor 1-0. (Ileague.id)
Minggu, 19 April 2026 13:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Persija Jakarta sukses meraup poin penuh dari markas PSBS Biak pada pekan ke-28 Super League 2025/2026. Berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (18/4/2026), Dony Tri dan kolega menang 1-0.

Persija membuka keunggulan atas PSBS saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Emaxwell Souza berhasil mengonversi umpan Fabio Calonego menjadi gol pertama Macan Kemayoran.

Memasuki babak kedua, Persija sejatinya terus membangun serangan dengan rapi. Namun, hingga laga usai, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk Persija.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, berkomentar pasca pertandingan. Ia menyinggung kondisi PSBS hingga memberikan catatan untuk timnya.

“Ini adalah pertandingan di mana sebenarnya hanya ada satu tim yang benar-benar bermain. Kita tahu semua masalah yang sedang dihadapi PSBS saat ini, dan saya rasa mereka bermain dengan sangat baik sesuai dengan taktik yang mereka usung. Mereka sangat disiplin, menempatkan 10 pemain untuk bertahan dari area tengah lapangan ke belakang,” ucap Mauricio.

Terlepas dari kondisi PSBS, ia memiliki catatan penting yang harus dievaluasi dari kinerja anak didiknya. Mauricio merasa pengaplikasian strategi timnya masih terlalu monoton.

“Tim kami sudah berusaha keras, tetapi sekali lagi saya merasa tim kami sedikit kurang kreatif di sepertiga akhir lapangan (final third). Kami berhasil mencapai area dekat kotak penalti, tetapi lebih sering memilih untuk melakukan umpan silang (crossing) melambung."

"Saya rasa di beberapa momen kami seharusnya bisa mengambil keputusan yang lebih baik atau menemukan solusi yang lebih efektif. Di sisi lain, kami tidak membiarkan PSBS mendekati gawang kami sama sekali. Jadi, tujuan kami datang ke sini adalah untuk meraih tiga poin, dan kami berhasil mendapatkannya,” ujarnya. ***

wwwwww