Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
23 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
4
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
23 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
23 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

Tragedi Berdarah di Bandara Pimpinan Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditusuk

Tragedi Berdarah di Bandara Pimpinan Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditusuk
Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Nus Rumatora atau Nus Kei menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur pada Minggu (19/4/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Minggu, 19 April 2026 17:15 WIB

JAKARTA - Peristiwa mengejutkan terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, menghembuskan napas terakhir setelah menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal, Minggu (19/4/2026).

Insiden nahas ini berlangsung sangat cepat sekitar pukul 11.25 WIT. Tokoh politik daerah tersebut baru saja tiba usai menempuh perjalanan udara dari Jakarta. Secara tiba-tiba, seorang pria misterius menghampiri dan langsung melukai korban menggunakan senjata tajam.

"Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian," jelas Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Menyaksikan kejadian memilukan di fasilitas publik itu, pihak keluarga dibantu warga segera mengevakuasi korban ke RS Karel Sadsuitubun. Agrapinus tiba di fasilitas kesehatan tersebut pukul 12.00 WIT guna mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, tim dokter menyatakan nyawa korban tidak dapat tertolong akibat luka yang dideritanya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus memburu pelaku yang melarikan diri sekaligus mencari tahu apa yang menjadi penyebab pasti di balik aksi penghilangan nyawa ini.

"Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Olympic, Nasional, Beladiri, DKI Jakarta, Maluku
wwwwww