Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

Waspada Tawaran Bunga Tinggi di Luar Mekanisme Bank Buntut Kasus Aek Nabara

Waspada Tawaran Bunga Tinggi di Luar Mekanisme Bank Buntut Kasus Aek Nabara
Ilustrasi BNI (net)
Minggu, 19 April 2026 16:53 WIB

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memberikan tanggapan resmi terkait skandal dugaan penggelapan dana milik jemaah Gereja Katolik Paroki Aek Nabara senilai Rp28 miliar. Pihak manajemen menegaskan bahwa kejahatan finansial tersebut merupakan ulah oknum dan dieksekusi murni di luar sistem resmi perbankan.

Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menyebutkan bahwa kejanggalan dana nasabah ini pertama kali terbongkar dari hasil audit pengawasan internal pada Februari 2026.

"Peristiwa ini merupakan tindakan oknum individu yang melakukan transaksi di luar sistem, di luar kemenangan dan prosedur resmi perbankan," papar Munadi, Minggu (19/4/2026).

Ia memastikan produk keuangan yang dipakai oleh oknum untuk mengelabui nasabah bukanlah produk resmi perusahaan. Instrumen bodong tersebut sama sekali tidak tercatat di dalam sistem operasional bank.

Mengenai langkah penyelesaian perkara, pihak bank memantau ketat hasil penyelidikan kepolisian guna mendapatkan landasan objektif terkait total kerugian riil. Berdasarkan temuan aparat penegak hukum per Sabtu (18/4/2026), taksiran uang yang digelapkan mencapai Rp28 miliar. Manajemen merasa ikut menjadi korban atas ulah oknum nakal tersebut.

"BNI dalam hal ini termasuk pihak yang dirugikan dalam kejadian ini dan pastinya kami juga prihatin atas kejadian ini, khususnya kepada nasabah Paroki Aek Nabara," urainya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban operasional, bank pelat merah ini menyatakan komitmen penuh untuk mematuhi regulasi. Langkah konkret telah diambil melalui pengembalian dana tahap awal senilai Rp7 miliar dari hasil verifikasi. Sisa uang nasabah ditargetkan segera dikembalikan secara utuh mulai Senin (20/4/2026) hingga Jumat (24/4/2026).

"Penyelesaian akan kami lakukan dalam jangka waktu minggu ini. Kita berproses dan dipastikan minggu ini Senin sampai Jumat di hari kerja akan kita kembalikan," ungkapnya.

Menambahkan jaminan keamanan, Direktur Network & Retail Funding BNI, Rian Eriana Kaslan, memastikan bahwa rentetan peristiwa ini tidak memengaruhi dana nasabah lain yang tersimpan aman pada produk legal.

"Kami dari pihak BNI juga ingin memastikan kembali bahwa seluruh dana nasabah pada produk resmi tetap aman dan tidak terdampak sama sekali oleh peristiwa ini," jelasnya.

Setiap transaksi perbankan diwajibkan melewati saluran yang dapat diverifikasi serta termonitor oleh aturan baku. Rian pun mewanti-wanti masyarakat luas supaya tidak mudah tergiur tawaran investasi berbalut bunga fantastis yang ditawarkan lewat jalur di luar mekanisme perbankan.

"Agar menghindari penawaran dengan iming-iming bunga tinggi yang tidak wajar dan juga transaksi di luar mekanisme resmi BNI," tambahnya.

Pihaknya memastikan akan terus mengawal penuntasan kasus KCP Aek Nabara sekaligus memperkuat evaluasi sistem pengawasan internal agar celah kecurangan serupa tertutup rapat di masa depan.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Olympic, Nasional, Beladiri, DKI Jakarta, Sumatera Utara
wwwwww