Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
6
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Metropolitan
5 jam yang lalu
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Home  /  Berita  /  KONI

Pemodal Amerika Serikat Lirik Obligasi Serta Saham Tanah Air

Pemodal Amerika Serikat Lirik Obligasi Serta Saham Tanah Air
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Minggu, 19 April 2026 16:32 WIB

JAKARTA - Ketertarikan pemodal asal Amerika Serikat untuk membenamkan dananya ke Indonesia kian meningkat. Instrumen portofolio berupa obligasi serta saham menjadi pilihan utama yang saat ini paling banyak diincar oleh para investor asing tersebut.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa keyakinan pasar global terhadap prospek ekonomi dalam negeri mulai menunjukkan tren positif.

"Sekarang mereka bilang mereka semakin bersemangat untuk melakukan investasi di Indonesia," papar Purbaya mengutip tayangan Headline News di Metro TV, Minggu (19/4/2026).

Pernyataan tersebut merujuk pada hasil pertemuannya dengan sejumlah pemilik modal di Washington DC, Selasa (14/4/2026) waktu setempat. Purbaya menjelaskan, fokus aliran dana asing saat ini belum sepenuhnya mengarah pada Foreign Direct Investment atau penanaman modal langsung di sektor riil, melainkan masih berpusat pada instrumen pendapatan tetap dan bursa saham. Kendati demikian, antusiasme untuk mulai menyasar sektor riil perlahan mulai terlihat.

Sebelum mengeksekusi penempatan dana, para pelaku pasar ingin memastikan arah kebijakan makroekonomi serta tata kelola anggaran negara berjalan secara matang. Langkah kalkulatif ini menjadi syarat agar strategi perekonomian pemerintah dinilai kredibel dan mampu berjalan secara berkelanjutan.

"Jadi yang penting adalah pandangan investor Amerika dan global, mungkin global juga ya, ke Indonesia itu berubah dan mereka mulai mempercayai program-program Prabowo dan yang penting mereka melihat ke depan kita bisa tumbuh secara berkesinambungan," urainya.

Masuknya aliran dana segar dari luar negeri ini diyakini akan membawa sentimen positif bagi iklim investasi. Tingginya minat tersebut diproyeksikan bakal segera terealisasi sehingga mampu mendongkrak performa pasar modal nasional ke level yang lebih tangguh.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Basket, KONI, DKI Jakarta
wwwwww