Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Hadapi Persik, Tavares Pilih Redam Euforia dan Minta Tetap Fokus

Hadapi Persik, Tavares Pilih Redam Euforia dan Minta Tetap Fokus
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Ileague.id)
Jum'at, 22 Mei 2026 23:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Persebaya Surabaya menghadapi laga terakhir Super League 2025/2026 dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan telak pada pertandingan sebelumnya.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memilih meredam euforia dan meminta tim tetap fokus penuh saat pekan ke-34 menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026) sore.

Menurutnya Persik bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Bahkan, dia menilai pertandingan melawan Persik selalu menghadirkan tekanan dan kesulitan tersendiri bagi tim.

Dia juga menyinggung catatan pertemuan kedua tim yang menunjukkan Persik kerap menyulitkan dalam beberapa musim terakhir.

“Jika melihat sejarah, dari 7 pertemuan terakhir, Persebaya hanya menang 2 atau 3 kali. Artinya, Persik punya hasil bagus melawan Persebaya,” kata pelatih asal Portugal itu.

Selain itu kemenangan besar 7-0 pada laga sebelumnya justru menjadi kekhawatiran tersendiri baginya. Karena ia takut pemain menganggap laga kontra Persik akan berjalan mudah.

“Padahal tidak akan mudah. Besok kita bermain sore hari, mungkin akan panas,” imbuhnya.

Untuk itu dia meminta pemain tetap disiplin, terutama dalam transisi bertahan dan menjaga organisasi permainan ketika kehilangan bola.

“Saya harap tim bisa melakukan hal-hal baik seperti pertandingan sebelumnya dan mencoba menghindari kesalahan seperti transisi bertahan. Kita harus lebih cepat bereaksi saat kehilangan bola dan menjaga posisi," tutur Tavares.

"Persik memiliki pemain-pemain bagus yang bisa menendang dari luar kotak penalti dan melakukan crossing dengan baik,” sambungnya.

Kini baginya, laga penutup BRI Super League 2025/26 ini bukan hanya soal klasemen, tetapi juga tentang meninggalkan kesan positif sebelum memasuki musim baru.

“Ini adalah laga terakhir kita di kandang. Kami ingin menutupnya dengan cara yang baik, dan cara terbaik adalah dengan mencoba mengumpulkan tiga poin,” pungkas mantan pelatih PSM Makassar ini. ***

wwwwww