Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Olympic

BMKG Deteksi Tsunami Minor di Tiga Titik Usai Gempa M 7,7 Laut Sulawesi

BMKG Deteksi Tsunami Minor di Tiga Titik Usai Gempa M 7,7 Laut Sulawesi
Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua kiri) mendampingi Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani (tengah) Sekretaris Utama BMKG Guswanto (dua kanan) dalam konferensi pers peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 Mindanao Filipina yang digelar secara
Senin, 08 Juni 2026 09:24 WIB

JAKARTA - Tiga wilayah pesisir di bagian utara dan timur Indonesia mulai terdampak rambatan gelombang tsunami pascagempa tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ketinggian gelombang minor tersebut berkisar antara 9-18 centimeter.

Detail Wilayah Terdampak

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama memaparkan data terbaru terkait masuknya air laut tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Gelombang dilaporkan telah terpantau langsung di Ulu Siau (Sulawesi Utara), Melonguane (Sulawesi Utara), dan satu wilayah pengamatan di Maluku Utara.

Masyarakat setempat serta pemerintah daerah diminta untuk tetap siaga. Data pemodelan menunjukkan bahwa puncak gelombang tsunami selanjutnya bisa saja menyentuh status Siaga hingga Awas.

"Kami meminta seluruh masyarakat untuk terus memantau atau mengikuti informasi yang diberikan oleh BMKG karena menurut pemodelan, ada beberapa wilayah yang dari sisi pemodelan akan siaga, tinggi tsunaminya berkisar antara Siaga dan juga Awas," papar Nelly Florida Riama.

Respons Cepat Pascagempa

Gempa kuat ini mengguncang Senin pagi pukul 06.37 WIB dengan kedalaman 47 kilometer. Titik episentrum berada tepat di sebelah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara (sektor Mindanao, Filipina).

Hanya dalam waktu kurang dari 10 menit sesudah bumi bergetar, peringatan dini resmi langsung disebarluaskan. Saat ini, pemantauan waktu nyata terus diperketat dengan memanfaatkan instrumen data pasang surut laut dan sensor pemantau tsunami guna menghindari korban jiwa. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Olympic, Sulawesi Utara, Maluku Utara
wwwwww