Lapas Serang Lakukan Fogging Massal untuk Cegah DBD dan Hantavirus
![]() |
| Petugas saat melakukan fogging di area Lapas Kelas II A Serang. (Ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
SERANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang melaksanakan fogging atau pengasapan di seluruh area lapas sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk dan tikus, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan hantavirus.
Kegiatan tersebut dilakukan di blok hunian warga binaan, area perkantoran, fasilitas penunjang, serta sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan hewan pengerat.
Pelaksanaan fogging menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan pemasyarakatan sekaligus meminimalkan risiko munculnya penyakit menular di dalam lapas.
Sebelum kegiatan dimulai, petugas memberikan pemberitahuan dan imbauan kepada warga binaan agar berada di area terbuka untuk menghindari paparan langsung asap fogging.
Seluruh proses berlangsung dengan pengawasan petugas dan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, mengatakan langkah pencegahan perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi lingkungan tetap sehat dan aman.
"Kami berupaya melakukan deteksi dan pencegahan sejak dini terhadap potensi penyebaran penyakit. Fogging merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengurangi risiko berkembangnya vektor penyakit di lingkungan lapas," kata Riko Stiven.
Menurut dia, kesehatan warga binaan dan petugas merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
"Lingkungan yang sehat menjadi salah satu faktor yang mendukung pelaksanaan pembinaan berjalan optimal. Karena itu, pengendalian terhadap potensi penyebaran penyakit harus dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.
Selain fogging, Lapas Serang juga menjalankan program kebersihan lingkungan secara rutin, termasuk pengelolaan sanitasi, pembersihan saluran air, dan pemberantasan sarang nyamuk di area hunian warga binaan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung aktivitas pembinaan sehari-hari.
Manajemen Lapas Serang memastikan kegiatan pengendalian vektor penyakit akan terus dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan dan hasil pemantauan kondisi lingkungan. ***













