Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Kriminal

Harga Pertamax Disesuaikan, Firman Soebagyo: Masyarakat Kecil Tetap Terlindungi

Harga Pertamax Disesuaikan, Firman Soebagyo: Masyarakat Kecil Tetap Terlindungi
Anggota DPR RI, Firman Soebagyo. (Ist)
Kamis, 11 Juni 2026 07:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Golkar Firman Soebagyo mendukung penyesuaian harga Pertamax karena dinilai penting menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah kenaikan minyak dunia.

Menurut Firman, kebijakan tersebut merupakan langkah yang wajar untuk menjaga kesehatan anggaran negara dan mengurangi beban yang harus ditanggung pemerintah.

“Penyesuaian harga Pertamax adalah kebijakan yang rasional. Jika harga terus ditahan saat minyak dunia naik, beban APBN akan semakin berat,” ujar Firman di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Firman menilai mayoritas pengguna Pertamax berasal dari kalangan menengah ke atas yang memiliki daya beli lebih baik dibanding pengguna BBM subsidi. Karena itu, penyesuaian harga dinilai tidak akan terlalu membebani masyarakat kecil.

Ia juga menyebut harga Pertamax di Indonesia masih cukup kompetitif dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, penyesuaian harga Pertamax dinilai dapat membantu menjaga ruang fiskal pemerintah sehingga anggaran dapat difokuskan untuk program bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Firman menegaskan pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Solar, guna melindungi masyarakat kecil, nelayan, petani, serta pelaku UMKM.

Ia juga meminta pemerintah meningkatkan komunikasi publik terkait kebijakan tersebut, memperketat pengawasan distribusi BBM, serta memastikan manfaat fiskal dari kebijakan itu dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai program sosial.

“Yang terpenting, masyarakat kecil tetap terlindungi dan subsidi tepat sasaran dapat terus berjalan,” tegas Legislator dapil Jateng III ini. ***

wwwwww