Aksi Brutal Guncang Texas, Penembakan Massal di Midland Tewaskan Dua Orang Termasuk Pelaku
![]() |
| Seorang petugas polisi tampak berjaga di sekitar lokasi penambakan di Kota Midland, Negara Bagian Texas, AS. (Foto: ABC News/KMID) |
JAKARTA - Wilayah Midland, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS) diguncang aksi penembakan brutal, Jumat (12/6/2026) pagi waktu setempat. Insiden berdarah yang dilancarkan oleh seorang buronan ini mengakibatkan dua orang tewas dan sepuluh orang lainnya luka-luka.
Otoritas keamanan lokal memastikan situasi kini sudah terkendali setelah pelaku dilumpuhkan petugas. Satu korban dilaporkan tewas di tempat kejadian perkara.
"Insiden penembakan massal ini telah berhasil diatasi, dan pelaku dipastikan tewas," tulis perwakilan pemerintah Kota Midland melalui pengumuman resmi di akun Facebook mereka setelah ketegangan sengit dan kontak senjata terjadi antara petugas dengan pelaku.
Identitas Pelaku dan Rekam Jejak Kriminal
Berdasarkan data resmi dari Departemen Keamanan Publik Texas, pelaku penembakan massal ini diidentifikasi sebagai Victor Mata Villarreal (45). Sebelum melancarkan aksi brutalnya, Villarreal berstatus sebagai buronan kepolisian.
Catatan rekam jejak pelaku meliputi beberapa poin berikut:
- Kasus Hukum: Menjadi buron atas kasus dugaan percobaan pembunuhan berencana terhadap petugas.
- Aksi Perlawanan: Nekat menembaki mobil polisi saat terlibat aksi kejar-kejaran di jalan raya, Rabu (10/6/2026) lalu.
Wali Kota Midland, Lori Blong mengonfirmasi bahwa pelaku tewas seusai terlibat kontak senjata dengan aparat. Hingga kini, pihak kepolisian masih menutup total dan menjaga ketat lokasi penembakan guna kepentingan penyelidikan.
Penanganan Medis dan Pemulihan Korban
Rentetan tembakan yang bermula dari wilayah Midland tenggara hingga meluas ke area selatan kota memicu evakuasi medis darurat. Sembilan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Midland Memorial untuk mendapatkan perawatan mendesak.
Juru bicara rumah sakit setempat memaparkan pembagian penanganan para korban:
- Tindakan Operasi: Empat korban terpaksa langsung masuk ruang operasi akibat menderita luka serius.
- Rawat Jalan: Lima korban yang berada dalam kondisi aman serta stabil sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
Pemerintah Midland mengimbau masyarakat luas untuk tetap menjauhi kawasan steril tersebut dan memantau informasi terkini. Sebagai bentuk dukungan, pihak rumah sakit juga menyediakan posko khusus pusat berkumpulnya anggota keluarga (family unification center) bagi saksi mata serta kerabat korban. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Basket |












