Dentuman Keras di Prambanan Rabu Malam Bukan Ledakan Melainkan Kembang Api Sespri Prabowo
![]() |
| Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah menemui Prasiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). |
JAKARTA - Kawasan Candi Prambanan menjadi lokasi pilihan pre-wedding Sekretaris Presiden (Sespri) Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah. Kegiatan yang menyewa lokasi selama tiga hari ini sempat menarik perhatian warga lantaran diwarnai letusan kembang api yang cukup kencang, Rabu (24/6/2026) malam.
Klarifikasi Suara Ledakan
Suara bising kembang api itu sempat mengagetkan masyarakat sekitar. Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono langsung meluruskan sumber dentuman tersebut usai mendapat konfirmasi dari pihak Kepresidenan.
"Sanes ledakan njih (bukan ledakan ya). Niku (itu) kembang api acara mantu (pre-wedding) Mas Rizky Sekertaris Kepresidenan (Sespri Presiden Prabowo)," ungkap Raksono melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (25/6/2026) malam.
"Njih (iya, diberitahu ada pre-wedding Mas Rizky)," sambungnya membenarkan informasi koordinasi tersebut.
Lokasi Tersebar Hingga Candi Plaosan
General Manager Prambanan dan Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho membenarkan durasi penyewaan acara tersebut. Pria yang disapa Leo ini tidak merinci kapan sesi foto dimulai, namun memastikan lokasi pemotretan mencakup beberapa candi di sekitarnya.
"Penyewaannya tiga hari. Kan bukan cuma di sini. Kan ada di Plaosan juga. Itu di luar ranah kami," ujar Leo saat dihubungi via telepon, Jumat (26/6/2026).
"Tapi tepatnya dilakukan di area RT 25 Desa Tlogo, Prambanan, Klaten. Berdasarkan informasi yang kami terima, kegiatan tersebut telah berkoordinasi dengan warga desa setempat dan sudah memperoleh perizinan dari pihak berwenang," jelasnya.
Syarat Ketat Area Cagar Budaya
Menanggapi penggunaan area bersejarah oleh pejabat negara, pengelola memastikan standar pelestarian situs tetap diutamakan dan berlaku untuk semua pihak.
"PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, kenyamanan pengunjung, masyarakat sekitar, serta kelestarian kawasan cagar budaya," papar Leo.
Fasilitas ini dikonfirmasi terbuka untuk umum, tidak terbatas hanya untuk kalangan tertentu.
"Bisa (siapapun bisa pre-wedding) selama memenuhi izin, memenuhi persuratan yang diperlukan," tutup Leo. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kompas.com |
| Kategori | : | Olympic |













